Ad 728x90

18 Desember 2017

Narkoba beredar di Diskotik

Narkoba beredar di Diskotik

Ilustrasi 
Jakarta - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko menyebut pihaknya bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI telah memantau tempat hiburan yang diduga melanggar izin operasional, khususnya karena terjadi praktik peredaran narkotika.

"Dengan sistem khusus kami ke tempat-tempat yang memang kami curigai," kata Yani di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/12).

Meski begitu, dia belum mau mengungkap lokasi mana saja yang dipantau. Salah satunya yang sudah ditindak adalah Diskotek MG Club International Tanjung Duren, Jakarta Barat.
"Sudah ada (lokasi yang dicurigai), narkoba," ujarnya.

Yani menambahkan, petugas Satpol PP yang berjumlah 4.950 orang akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan pihak kepolisian untuk menghentikan peredaran narkoba. Operasi kemungkinan dilakukan secara terbuka atau tertutup.

"Nanti, kita akan melakukan pendataan. Ada (operasi) yang silent, ada yang terbuka. Tentu nanti kami juga akan bergabung dengan Pomdam Jaya di Guntur dan kita akan patroli dan razia rutinitas," kata Yani.

Selama ini, klaim Yani, Satpol PP sudah bekerja sama dengan Pomdam Jaya untuk mengawasi jalannya usaha hiburan.

"Pertama, kita melakukan pengecekan izin administrasinya. Kemudian, kita cek operasionalnya, baik itu jam operasionalnya maupun kegiatan dengan sistem rutinitas patroli," kata Yani dilansir dari lama cnnindonesia 
Saat ini, Diskotek MG telah disegel sementara dengan penempelan stiker penutupan kegiatan usaha sementara karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2015 tentang Kepariwisataan. Selain diskotek, unit usaha di sana terdiri dari bar, karaoke, dan lounge.
Untuk diketahui, di Provinsi Lampung terdapat dua diskotik yakni disalah satu Hotel ternama dan di Sukaraja serta sejumlah karaoke disepanjang jalan Yos Sudarso dan Sukaraja.
Serahkan DIPA, Gubernur Ridho Akselerasi Pertumbuhan Provinsi Lampung Yang berkeadilan

Serahkan DIPA, Gubernur Ridho Akselerasi Pertumbuhan Provinsi Lampung Yang berkeadilan

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo dan Kapolda Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo 
Bandarlampung - Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Dana Tahun Anggaran 2018 yang saya serahkan ini merupakan simbol pengelolaan keuangan di tahun 2018. Untuk itu saya berharap kepada penyelenggara anggaran agar APBN dilaksanakan lebih cepat sebagai peningkatan pelayanan kepada masyarakat, dan dapat dilaksanakan lebih awal.

Gubernur dan Komandan Korem 043/Gatam Kol Inf Hadi Basuki 
Demikian disampaikan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo saat menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Dana Tahun Anggaran 2018 kepada instansi vertikal dan pimpinan daerah di seluruh Provinsi Lampung, di Ruang Sungkai Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung Senin (18/12/2017) siang.

Sebanyak 15 Kepala Daerah Kabupaten, Kota Se-Provinsi, dan satuan kerja vertikal di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, senin siang, menerima daftar isian pelaksanaan anggaran, APBN tahun anggaran 2018 dan daftar alokasi transfer, yang di serahkan langsung Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo, bersama Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung, Alfiker Siringo Ringo.

Gubernur Ridho dan Komandan LANAL Lampung
Gubernur Ridho Berharap, dengan diserahkannya DIPA tahun anggaran 2018, maka pembahasan RAPBD Kabupaten/Kota dapat segera disenyelesaikan dan disahkan agar tidak melampaui batas waktu yang ditetapkan. Gubernur juga berharap adanya harmonisasi pengelolaan fiskal pusat dan daerah untuk mengakselerasi pertumbuhan Provinsi Lampung yang berkeadilan.

Sementara itu Dalam laporan Kepala Kanwil Dirjen Provinsi Lampung Alfiker Siringo Ringo menyampaikan bahwa jumlah DIPA yang diserahkan, berjumlah 508 DIPA dengan Total PAGU sebesar 9.67 Triliun, dengan rata-rata peningkatan setiap tahun sebesar 10%.