14 Januari 2016

Ka Kwarnas Lantik Mabida, Kwarda dan Unsur DKD Lampung

SHARE
Bandar Lampung : Ketua Kwartir Nasional Pramuka Adhyaksa Dault melantik Gubernur Lampung Ridho Ficardo sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pramuka Lampung 2016-2020, di Balai Keratun, Bandar Lampung, Rabu (13/1/2015). Setelah dilantik menjadi Kamabida, Ridho kemudian langsung melantik pengurus baru Pramuka Lampung untuk masa Bhakti 2016-2020. Ridho yang aktif dan memang besar di Pramuka sebelumnya juga masuk dalam kepengurusan Pramuka Nasional. Dalam sambutannya usai dilantik menjadi Mabida, Ridho menyampaiakan bahwa dari pramukalah Ia banyak belajar mengenai kepemimpinan dan tanggung jawab. Untuk itu Ia berharap, para anggota Pramuka benar-benar bisa memanfaatkan Pramuka untuk menempa dan membentuk karakter dirinya. Ridho juga sampaikan, bahwa walau belum diputuskan, Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault inginkan Jambore Nasional diadakan di Lampung pada tahun 2021. "Tadi pagi saya berdiskusi dengan Kak Adhyaksa, dia pingin kita jadi tuan rumah Jambore nasional. Masih lama, jadi kita bisa persiapkan dengan sempurna, minimal pelaksaan kita seperti acara kwarnas." Ujar Ridho. Untuk itu, Ia juga akan mengusahakan pembangunan Kwarda dan Bumi Perkemahan sekitar 60 Hektar. Dan akan coba didiskusikan dengan DPRD untuk anggarannya. "Sekitar 60 hektar di Kota Baru, jadi ini bukan untuk Pramuka saja tapi juga untuk orgabisasi kepemudaan lainnya. Bumi perkemahan untuk event nasional dan juga kita jadikan wilayah hijau." Jelas Ridho. Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter anak bangsa, Ridho inginkan lebih terbuka dan tidak mengekslusifkan diri, dan lebih mengayomi masyarakat terutama generasi muda agar fungsi Pramuka bisa membentengi generasi penerus terhindar dari perilaku menyimpang terutama narkoba. Adhyaksa Dault yang merupakan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini mendukung Jambore Nasional harus secepat mungkin dilaksanakan di Lampung. "Tahun 2021 mungkin Lampung bisa melaksanakan Jambore, tapi nanti kita dorong pusat untuk lebih cepat lagi, karna selain Lampung punya wisata yang baik dan strategis, Gubernurnya juga merupakan anggota pramuka sejati, jadi memang jambore harus di Lampung secepatnya. Kalo memang bisanya di 2021, yah Kamabida Ridho Ficardo harus dua periode." Tutur Adhyaksa Dault sambil berseloroh. Tahapan pramuka menurut Adhyaksa jelas, mempunyai Proses pada setiap tahapan mendapatkan lencana. Sehingga pramuka tempat yang benar-benar baik tenpat menempa diri, dan siap memikul tanggung jawab. Dan akan melahirkan pemimpin-pemimpin bermental kuat. Tunas Kelapa sebagai lambang Pramuka Adhyaksa jelaskan bukan hanya berarti Dimanapun bisa tumbuh dan bermanfaat. Namun dibentur, dikapak, dan diperas menjadi santan pun anak-anak pramuka harus siap mental dan ikhlas. Oleh karna itu, berbicara Bela Negara pramuka sudah siap. Kwartir Nasional (Kwarnas), Adhyaksa jelaskan saat ini juga sedang mendorong agar Pramuka langsung berada dibawah naungan Kemendikbud, karna bila dibawah Menpora bukan tempat yang pas karna banyak anggotanya yg masih berusia sekolah, dan Kemenpora lebih pas menangani Organisasi kepemudaan dan ormas yang lebih condong ke politik. Adhyaksa juga sempat memuji Ridho Ficardo kala memberi sambutan. Ia meyakini Ridho akan menjadi tokoh basional dan pemimpin masa depan. "Saya liat Kamabida Ridho orasi bagaikan Soekarno masih muda dulu. Bakal menjadi tokoh menonjol, bisa jadi nomor 1 atau 2 (presiden atau Wapres) kedepannya." Kata mantan Menpora dizaman Pemerintahan Presiden SBY ini. Acara Pelantikan ini selain dihadiri Forkopimda yang juga dilantik sebagai anggota Mabida Pramuka Lampung, juga dihadiri senior-senior Pramuka, pengurus Pramuka, dan ratusan anggota pramuka dari berbagai sekolah di Lampung. (r)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: