Sena Akan Optimalkan Pelatprov Pencak Silat


Bandar Lampung : Ketua Umum terpilih Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sena Adhi Witarta akan berusaha mengoptimalkan pelatihan provinsi (pelatprov) dari dua pesilat Lampung yang lolos ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016.

"Ada dua atlet kita yang lolos ke PON, ini akan jadi pekerjaan rumah saya agar Nadir dan Afif bisa menjalankan latihan maksimal, hingga mencapai target medali yang diusung pengurus IPSI sebelumnya. Selain itu saya juga segera mengadakan rapat konsolidasi guna membahas susunan dan program kerja kepengurusan ke depan, termasuk atlet yang lolos ke PON, " ujarnya saat diwawancarai usai Musprov IPSI di Gedung BPKP Provinsi Lampung, Sabtu (30/1/2016).

Sena menambahkan ke depannya ia juga berencana lebih memperbanyak kompetisi dan pelatihan wasit juri. "Mudah-mudahan setelah kepengurusan terbentuk, nantinya kita berusaha agar bisa mengadakan berbagai kompetisi baik junior maupun senior untuk menjaring pesilat yang mumpuni. Kemudian pelatihan wasit juri baik tingkat daerah, hingga nasional akan kami upayakan demi meningkatnya kualitas IPSI Lampung, "tandasnya.

Dalam gelaran Musprov Pengprov IPSI tersebut hadir pula Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) IPSI Erizal Chaniago. Ia mengatakan pencak silat merupakan budaya bangsa yang perlu dilestarikan dan dikembangkan karena olahraga pencak silat sudah ditekuni masyarakat di beberapa negara.

"Pencak Silat ini sudah go international dan sudah ada beberapa perguruan silat ada di mancanegara," ujarnya.

Saat ini persiapan PB IPSI fokus mengantarkan atletnya hingga ke ajang SEA Games 2017 di Malaysia dan Asian Games 2018 di Palembang. "Sementara itu secara nasional para atlet sedang TC di Cilacap, Jawa Barat," ujarnya.

Dia mengharapkan pada kepengurusan baru IPSI Lampung periode 2016-2020, dapat mendorong partisipasi pada ajang tersebut. Mulai dari meningkatkan kemampuan atlet, pelatih hingga kepengurusan yang kompak. 

Untuk Lampung juga menjadi tugas besar jangka panjang untuk bisa partisipasi hingga ajang internasional. Seperti pencak silat saat ini, diupayakan sudah bisa ekshibisi di Olimpiade. Seperti Jepang, Korea Selatan dan Amerika Latin.

Sementara itu, mantan Ketua Pengprov IPSI Lampung Faisal Djausal dalam sambutannya mengatakan untuk ketua IPSI periode 2016-2020 diharapkan mempunyai jiwa yang mau memimpin. "Saya harap ketua terpilih mau, mampu, dan punya jiwa memimpin IPSI empat tahun ke depan. Saya berharap tidak ada lagi pengotak-ngotakan, saling menutupi kelemahan agar ke depan IPSI bisa meraih prestasi terbaik, terutama di PON XIX," ujarnya.

Sena sendiri terpilih sebagai Ketua Umum Pengprov IPSI Lampung secara aklamasi. Majunya Sena sebagai orang nomor satu di ranah silat Lampung juga didukung 15 pengkot/pengkab IPSI, dua perguruan historis, lima perguruan besar, dan dua perguruan lokal dengan total 24 peserta yang memiliki hak suara.(n)

Post a Comment

0 Comments