Dugaan Setoran Dinas PU, Kejari Siap Lidik

TULANG BAWANG : Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Menggala; Zuhandi, SH. MH. melalui Kepala Seksi (Kasi) Intel, Adi Mulyawan, SH. MH. menyatakan akan melakukan penyelidikan terkait adanya sistem setor yang diberlakukan oleh pihak Dinas PU Tuba.

Hal ini diungkapkan oleh Adi Mulyawan saat ditemui di Ruang kerjanya (2/2) kemarin. Menurut Adi Mulyawan, masalah sistem setoran ini pernah juga dibuatkan oleh AA. Sofandi, mantan Wakil Bupati Tuba, priode Abdurachman Sarbini (2012 ~ 2017).

Lebih jauh menurut Adi Mulyawan, adanya sistem setoran seperti itu merupakan gratifikasi. Hal ini perlu kerjasama dengan kawan-kawan, terutama Wartawan dan LSM untuk melakukan OTT. "Ya ini perlu kerjasama dengan kawan-kawan Wartawan dan LSM untuk bila perlu melakukan  OTT (Operasi Tangkap Tangan)." Ujar Adi Mulyawan kepada  Wartawan.

Sebagaimana telah diberitakan kemarin, Dinas PU Tuba disinyalir melakukan sistem setoran terhadap para Rekanan. Akibatnya semua Proyek yang dikerjakan oleh Dinas PU Tuba tidak sesuai standar.
Proyek-proyek tersebut antara lain, Proyek Rehabilitasi sampai dengan Hotmix Ruas Jalan Tugu Gajah ~ Unit 3, Kecamatan Banjar Margo yang belum sebulan telah rusak parah.

Proyek lainnya yang juga bermasalah, Proyek Rehabilitasi sampai dengan Hotmix Ruas Jalan Kampung Kagungan Dalam ~ Kantor Kepala Kampung UGI, Kecamatan Menggala senilai Rp. 1,6 Milyar.

Selain itu ada juga Proyek Rehabilitasi sampai dengan Hotmix, Ruas Jalan Cendana senilai Rp. 3 Milyar lebih. Proyek lainnya yang diduga bermasalah, Proyek Rehabilitasi sampai dengan Hotmix Ruas Jalan Cemara senilai Rp. 6 Milyar.

Ada lagi Proyek Rehabilitasi Ruas Jalan Terminal Menggala ~ Simpang Kuburan UGU senilai Rp. 5 Milyar lebih.
Parahnya proyek-proyek dilingkungan Dinas PU Tuba ini menurut Ketua LSM APK dikarenakan adanya dugaan sistem setoran yang diberlakukan oleh Dinas PU setempat.(r)


Post a Comment

0 Comments