3 Februari 2016

Gubernur Apresiasi Peran Perguruan Tinggi Swasta

SHARE
BANDARLAMPUNG : (ML)--Gubernur Lampung Ridho Ficardo apresiasi peran perguruan swasta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Lampung. Ia harapkan Perguruan/Sekolah Swasta terus membantu pemerintah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lampung.

"Mencerdaskan kehidupan bangsa yang diamanatkan dalam Undang-undang menjadi tanggung jawab utama pemerintah. Namun tugas ini juga dipikul oleh berbagai pihak non pemerintah, seperti sekolah swasta yang mengambil peran cukup konkrit." Ujar Ridho pada sambutan Musprov III Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Lampung 2016 yang digelar di GOR Wisata Kuliner Junjungas, Sukabanjar, Pesawaran, Selasa (2/2/2016).

Acara dengan tema "Berkomitmen Meningkatkan Peran BMPS Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Upaya Mencerdaskan Kehidupan Bangsa", Ridho sebutkan bahwa IPM Lampung masih rendah, terlebih ada 6 Kabupaten yang masih memperihatinkan di bidang Pendidikan.

"Situasi pendidikan di Lampung, masih butuh kerja keras lagi. Karena menurut Indeks Pembangunan Manusia, Lampung masih cukup tertinggal." Jelas Ridho.

Oleh karena itu, Ridho sampaikan bahwa masih terbuka ruang bhakti bagi perguruan swasta untuk membantu mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya di Lampung. Karena Pemerintah diakui Ridho mempunyai keterbatasan, untuk itu Perguruan Swasta bisa mengisi ruang tersebut dan menjadi salah satu kunci dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena Perguruan Swasta yang didirikan masyarakat lebih dahulu ada dari Pemerintahan Indonesia itu sendiri.

Dalam Peningkatan IPM masyarakat dan meningkatkan kecerdasan anak-anak Lampung, Ridho menjelaskan sudah menugaskan kepada Bappeda, Dinas Pendidikan, dan Biro Keuangan untuk berkordinasi dengan Satker-satker terkait di Kabupaten/Kota untuk bersama-sama Pemprov ikut berpartisipasi dalam program pendidikan gratis yang rencananya mulai digulirkan pada 2017 mendatang.

Dikatakan Ridho rumusan dalam pendidikan gratis ini adalah menambal beban BOS yang diprogramkan pemerintah Pusat. Karena selama ini anggaran BOS hanya menanggung setengah biaya pendidikan pada wajib belajar 12 tahun. Dana BOS untuk Lampung sendiri sekitar 1,3 Triliun yang diberikan oleh pemerintah pusat.
"Dana BOS menutup setengah biaya pendidikan, untuk Lampung tahun ini dianggarkan pusat 1,3 Triliun. Maka bila kita bisa menganggarkan 1,3 triliun juga Lampung bisa lakukan program sekolah gratis yang benar-benar gratis." Papar Ridho.

Namun, tentulah dengan APBD Lampung yang terbilang cukup kecil untuk itu Ridho mengajak pemerintah Kab/Kota ikut berpartisipasi. Sehingga angka 1,3 Triliun akan menjadi ringan bila dibiayai oleh 16 APBD, dengan 15 APBD Kab/Kota dan 1 APBD Pemprov Lampung.

Pentingnya pendidikan disampaikan Ridho karena selain IPM Lampung terbilang rendah, ini merupakan upaya untuk membangun generasi Lampung yang baik di tengah arus pembangunan yang masif di Lakukan Pemerintah Lampung, sehingga anak-anak Lampung bisa menjadi tuan di tanah sendiri.


Dalam acara yang dihadiri pengurus BMPS Pusat ini, juga dilantik pengurus BMPS Lampung yang baru. Dan dihadiri juga oleh PJ Bupati Pesawaran, Bupati Pesawaran Terpilih, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, dan Anggota BMPS seLampung. (r)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: