Zainudin Sidak Pasar Inpres Kalianda

LAMSEL: Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Inpres Kalianda, Selasa (07/06/2016).
Sidak Zainudin Hasan bersama Sekda Erlan Murdiantono, Kepala Dinas Perdagangan Pasar Suprianto, Kabag Ekonomi Irmanto, Kadis Peternakan Cecep, Kaban Ketahanan Pangan Rini, Kadis Kelautan dan Perikanan DR.Meizar M, Kadis Kominfo Isroni Mihradi, bupati mulai menelusuri lapak para pedagang, dari lapak sembako, sayuran, daging potong, ikan dan buah.
Sidak tersebut terkait dengan melonjaknya harga daging sapi potong, dimana sejak menjelang ramadhan 1437 hijriah terus mengalami kenaikan harga tanpa bisa dikontrol. Sebelumnya, informasi yang diperoleh lampungtoday.com , naiknya harga daging sapi potong di Pasar Inpres Kalianda terjadi sejak Dua hari yang lalu, dimana sebelumnya harga daging tersebut dikisaran Rp110.000,-. Kini, sudah diharga Rp120.000,-.
Menurut Zainudin mengenai harga daging sapi potong bertengger diharga Rp.120.000,-, menurutnya harga tersebut terbilang tinggi.
" Saat kita pantau dipedagang daging sapi potong, pantasnya harga daging Rp.110.000,-," kata Zainudin.
Dirinya mengatakan, selain kenaikan harga daging serta barang kebutuhan lainnya mengalami kenaikan harga, masih dalam relatif normal. Sebab, ujar Zainudin, kenaikan sejumlah kebutuhan bahan pokok secara global tidak melebihi dari 10 persen dari harga normal.
“ Tadi saya pantau yang naik sedikit cuma telor dan minyak goreng. Sedangkan untuk bawang merah, cabai, sayur-mayur terbilang stabil dan cenderung turun,” kata Zainudin Hasan.
Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya akan tetap menggelar operasi pasar murah di Kalianda tepatnya pada hari Senin, 13 Juni mendatang. Ia mengaku pasar murah itu akan dilaksanakan di lima titik di Lampung Selatan. Zainudin berjanji dalam kegiatan pasar murah itu, akan dijual daging sapi potong jauh dibawah harga ditingkat pedagang sekarang ini.
“ Insya' Allah, di pasar murah nanti harga daging bisa dibawah Rp100.000/Kg. Kita akan berkoordinasi dengan para peternak dan pengusaha. Mudah-mudahan, ini bisa menekan harga daging sapi dipasaran,” kata Zainudin.
Dilain sisi, Jani, salah satu pedagang daging di Pasar Inpres Kalianda mengatakan, harga Rp110.000 dijualnya untuk konsumen tetap (langganan_red) nya seperti pedagang bakso dan rumah makan. Namun, untuk harga Rp120.000 dijual kepada masyarakat umum.
“ Harga ini sebenarnya terpengaruh pada harga di TV, kalau di berita naik, petani (sapi) akan menaikan harga juga, makanya ditingkat pedagang lapak juga naik,” pungkasnya.(fitri)


Post a Comment

0 Comments