12 Juli 2016

Zainudin Bakal Roling Pejabat

SHARE
LAMSEL : Pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan pemerintah kabupaten Lampung Selatan, bakal mengalami pergeseran atau pergantian (rolling, red) jabatan.
Hal itu diketahui, disela kegiatan Rapat koordinasi (rakor) bulanan Pemkab Lampung Selatan, dimana dipimpin langsung Bupati Zainudin Hasan, di Aula Rajabasa perkantoran pemkab setempat, Selasa (12/07/2016).
Diketahui, rakor tersebut dihadiri pejabat mulai dari Eselon II, III, dan IV diseluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkab Lampung Selatan.
Dikatakan Bupati Zainudin Hasan, rolling yang dilakukan sekitar bulan Agustus 2016 mendatang, pihaknya mengumpulkan eselon II, III dan IV untuk melihat biodata dari masing-masing pegawai. Hal ini untuk menjadi dasar penempatkan seseorang sesuai dengan keahliannya.
"Kalau kita mau roling pejabat nggak tahu orangnya bagaimana saya mau merolingnya? Makanya saya minta biodata seluruh eselon II, III dan IV untuk melihat rekam jejaknya," beber Zainudin Hasan.
Dia mencontohkan penempatan jabatan yang benar sesuai dengan keahlian seperti Kepala Camat harus dari IPDN atau sertifikasi kepamongprajaan. Kemudian, melihat dari pengalaman lainnya seperti prestasi yang baik sebagai pimpinan di kecamatan.
"Meskipun ada surat edaran dari kementerian dalam negeri, masih akan saya pertimbangkan. Kalau camat itu berpengalaman dan berprestasi tapi tidak lulusan dari IPDN atau sertifikasi kepamongprajaan, saya rasa tidak masalah menempatkannya lagi menjadi camat," ujar dia.
Lebih jauh dirinya mengungkapkan, sempat beredar isu jika ingin menjadi pejabat di linkup Pemkab setempat harus memberikan sebuah upeti. Namun hal tersebut, dibantah keras oleh Bupati Zainudin Hasan. Bahkan, dirinya juga sempat mendengar isu tersebut di wilayah Kecamatan Merbau Mataram.
"Saya juga banyak dengar masalah itu, saya dapat informasi itu di Merbau Mataram, dari ketua yayasan sekolah tinggi Islam Kalianda, katanya banyak isu diluar seperti itu. Makanya saya panggil semua pejabat ke sini (pemkab lamsel) supaya mereka paham kalau menjadi pejabat tidak perlu memberikan upeti," pungkasnya.(fitri)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: