Fajrun Najah Ahmad : Jika Memang Bahasa Heri Begitu, Jelas Saya Tanya Dia Maksudnya Apa

Bandar Lampung : Mengejutkan, itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan kekecewaan para wartawan yang biasa bertugas di Kabupaten Tulangbawang, Betapa tidak, Dewan Penasehat Pers yang seharusnya melindungi dan mengangkat harkat martabat wartawan justru sebaliknya diduga mengucapkan  kata kurang pantas.

Puluhan wartawan dari berbagai media baik cetak, elektronik dan online sontak kaget ketika calon Wakil Bupati Tulangbawang Heri Wardoyo secera tegas mengatakan bahwa, seluruh wartawan yang bertugas di Tulangbawang takut terhadap dirinya.

Tidak jelas apa maksud dan tujuan dari perkataan tersebut, yang pasti dihadapan para pejabat, anggota FP2L Tulangbawang yang baru dikantik serta puluhan wartawan, Heri Wardoyo dengan tegas mengatakan hal tersebut.

“ Kalau wartawan di Tulangbawang takut dengan saya (Heri Wardoyo, Red),” baru-baru ini.

Tidak hanya sampai disitu, Dewan Penasehat Pers yang juga mantan wartawan Heri Wardoyo juga menegaskan bahwa semua wartawan di Provinsi Lampung takut dengan Fajrun Najah Ahmad.

“ Kalau wartawan di Lampung takut dengan Fajrun Nadjah.” Kata Heri Wardoyo

Sementara Fajrun Najah Ahmad saat dimintai tanggapannya menampik pernyataan yang disampaikan Heri Wardoyo itu.

“ Saya mengganggap apa yang disampaikan Heri adalah candaaan,” kata Fajar, Rabu (12/10/2016).

Makna dari pernyataaan Heri tersebut kata Fajrun merupakan bahasa kedekatan Heri Wardoyo dengan para wartawan.

“ Dia (Heri Wardoyo, red) kan mantan wartawan. Jadi tidak mungkin ada maksud lain dari pernyataan tersebut,” imbuhnya.

Dirinya juga mengatakan dalam acara tersebut tidak ada Bahasa Heri Wardoyo yang menyatakan bahwa wartawan di Lampung takut kepada dirinya. Jika memang benar ada bahasa seperti itu, kata Fajrun dia justru akan mengambil sikap.

“ Saya jelas akan tanya ke Heri apa maksudnya pernyataan dia, jika memang benar begitu. Tapi yang saya dengar langsung karena saya menghadiri acara itu, ya tidak ada seperti yang sudah terpublis di beberapa media online.Bahkan saya mendapat link beritanya,” tegasnya.

Artinya, Heri Wardoyo tidak mau menghilangkan jati dirinya sebagai mantan wartawan walau dirinya sudah menjadi pejabat Wakil Bupati Tulang Bawang.

“ Dia tidak ingin tercabut dari akarnya (wartawan , red) dan itu makna kecintaan dirinya kepada dunia wartawan,” kata Sekjen DPD I Demokrat Lampung itu.(R)



Post a Comment

0 Comments