30 November 2016

Program Umroh Gratis Di Lamsel Ditiadakan

SHARE

Lampung Selatan : Program Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yakni program "Umroh Gratis" yang telah berlangsung beberapa tahun belakangan, pada tahun 2017 mendatang ditiadakan atau dihapus.

Ditemui dikantornya, Kepala Bagian Bina Mental Spiritual (BMS) Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Drs. A. Kholil mengungkapkan, program Umroh Gratis tahun 2016 sekarang ini, program terakhir Pemkab setempat era mulainya pimpinan Bupati Zainudin Hasan.

"Program ibadah umroh tahun 2016 ini, merupakan yang terakhir dilaksanakan. Tahun 2017 nanti, tidak ada lagi," ungkapnya, Selasa (29/1/2016).

Meski program umroh tersebut dihapuskan, mantan Sekretaris Dinas Kominfo dan Informatika (Diskominfo) ini mengatakan, program tersebut digantikan dengan program pemberian insentif terhadap guru ngaji dan marbot masjid.

"Program umroh tahun 2017 dihapus. Tetapi akan dialihkan atau diganti dengan memberikan honor terhadap para guru ngaji dan marbot sebesar Rp500 ribu - Rp1 juta/bulan. Begitu juga, dengan yang beragama lain misalnya agama kristen akan diberikan honor terhadap pendetanya," terangnya.

Sementara itu, disinggung mengenai program umroh tahun 2016 yang kini memasuki penggunaan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P). Kholil mengatakan, akan ada 55 orang peserta dari kalangan masyarakat yang akan diberangkan ketanah suci Mekkah, Saudi Arabia. Dijelaskannya, pihaknya tengah mempersiapkan proses tender lelang program umroh yang terakhir.

"Saat ini kami (BMS-red) tengah membahas berbagai tahapan dan persiapan dengan satker terkait mengenai umroh ini. Sedangkan untuk waktu dan tanggal kapan peserta akan diberangkatkan pada pertengahan bulan Desember 2016," jelasnya.

Lanjutnya mengatakan, Dalam proses umroh ini, lanjut Akholil terdapat beberapa tahapan yang harus segera dipersiapkan diantaranya lelang tender perjalanan umroh dan pesertanya sendiri.

"Untuk pesertanya sebanyak 55 orang, namun jumlah tersebut belum bisa dipastikan 55. Sebab, data ini baru sementara bisa saja bertambah karena hasil rapat kemarin belum dilaporkan dengan pak bupati," pungkasnya. (Fitri)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: