21 November 2016

Proyek Jalan Belum Rampung, Warga Perum Ragom Mufakat Mengeluh

SHARE
Lampung Selatan : Perbaikan jalan diduga asal jadi, warga perumahan Ragom Mufakat Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan mengeluh.

Hal itu lantaran, perbaikan dan rehabilitasi jalan di kawasan perumahan tersebut yakni bahan material pembangunan hanya ditata dan ditumpuk serta diduga tanpa dilakukan pengaspalan terlebih dahulu, sehingga sebagian bahan material meluber sampai ke badan jalan.

Seperti diungkapkan, Wiyono salah satu warga setempat mengaku, sempat takut untuk melintasi jalan tersebut. Pasalnya, akibat badan jalan ditutupi oleh bahan material kondisi jalan menjadi agak licin.

“Kita juga bingung, ini sudah selesai atau belum. Kalau sudah (selesai) kok pekerjaannya seperti ini. Kalau pun belum (selesai), kapan dikerjakan lagi. Jangan main tinggal seperti ini donk, bahaya loh, kalau ada orang yang nggak tahu bisa-bisa tergelencir itu orang,” ujarnya, Senin (21/11/2016) ditemui awak media.

Hal senada disampaikan oleh Rozi, Ia mengetahui bila perbaikan jalan tersebut dilakukan sejak sekitar sebulan yang lalu. Namun, Ia mempertanyakan kenapa pekerjaan rehabilitasi jalan alternatif tembusan ke kantor Pamkab Lampung Selatan tersebut seolah ditinggalkan begitu saja, sampai-sampai bahan material yang sudah ditata sedemikian disisi jalan meluber-luber.

“Kalau akibat pekerjaan ini ada warga yang mengalami kecelakaan, siapa yang mau bertanggungjawab?, pamda atau polisi,” tanya Rozi.

Terpisah Umar warga perumahan sinar waluyo yang kerap menggunakan jalan tersebut pun merasakan hal yang demikian. Malahan, Ia menilai pekerjaan yang dilakukan oleh pihak rekanan itu terkesan asal jadi. Pasalnya, pihak rekanan seolah hanya meletakan dan menata bahan material dibagian sisi jalan, tanpa melakukan pengaspalan terlebih dahulu. Sehingga, bila bahan material sampai meluber ke jalan, hal tersebut dinilainya wajar-wajar saja.

“Inilah yang kita sayangkan, yang kita kasihani itu adalah pak bupati kita sebenernya, karena janjinya kepada masyarakat, tiga tahun jalan mulus, tapi kalau pekerjaannya seperti ini, apa mungkin janji itu dapat terealisasi,” katanya.

Dia meminta, agar Dinas Pekerjaan Umum (PU) dapat tanggap dan proaktif memperhatikan segala bentuk kegiatan perbaikan jalan yang ada di Lampung Selatan, karena program perbaikan insprastruktur jalan, menjadi skala prioritas Pemkab Lampung Selatan.

“Yang anehnya lagi, pekerjaan ini tidak jauh dari kantor PU. Mana pengawasannya, apakah ini sudah sesuai dengan prosedur,” tandasnya.

Dilain sisi, penelusuran media ini pada website lpse.lampungselatankab.go.id, perbaikan jalan itu diperkirakan masuk dalam kegiatan rehabilitasi jalan perum ragom muffakat dan rumdin bupati dengan nilai kontrak pekerjaan sebesar Rp2,492 miliar dengan menggunakan dana APBD T.A 2016.

Masih didalam data Wabsite resmi LPSE Lampung Selatan itu, kegiatan rehabilitasi jalan perum ragom muffakat dan rumdin bupati dimenangkan atau dikerjakan oleh PT Tirtha Wandhira Utama. (fitri)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: