Investasi Anggaran Bidang Pendidikan Lampung Tahun 2017 Capai 110 Miliar


Bandar Lampung : Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo berharap Pembangunan di bidang Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah tapi juga menjadi tanggung jawab seluruh eleman masyarakat termasuk pihak swasta.

Demikian disampaikan Asisten Bidang Administrasi Umum Hamartoni Ahadis ketika menghadiri acara Gathering Haji dan Pemberian Bantuan "Sekolah Prestasi Muamalah" di Grand Ballroom Hotel The 7th Bandarlampung, Jumat (2/12).

Diterangkan oleh Kabag Humas Biro Humas dan Protokol Heriyansyah, dalam sambutan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang dibacakan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Hamartoni Ahadis menjelaskan bahwa pembangunan di bidang pendidikan menjadi satu keharusan yang harus dipenuhi, karena pendidikan tidak hanya menjadi penerus bangsa menjadi cerdas melainkan juga menjadikannya berbudi-pekerti dan sopan santun, sehingga keberadaannya sebagai anggota masyarakat menjadi bermakna, baik bagi dirinya maupun masyarakat.

Menurutnya semua pihak harus mengaris bawahi pentingnya pendidikan. Hal ini dikarenakan pendidikan dapat meningkatkan moral, etika, dan budi pekerti yang baik serta memberikan semangat, tekad dan energi yang kuat, dengan pikiran yang positif yang pada gilirannya dapat meningkatkan kemandirian dan berdaya saing, menuju Provinsi Lampung yang maju dan sejahtera.

"Guna mensukseskan berbagai agenda pembangunan di bidang pendidikan, tentunya dibutuhkan juga campur tangan pihak-pihak swasta dan segenap elemen masyarakat guna mendukung program-program yang dapat meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas tinggi dan peningkatan kualitas pendidikan", jelasnya.

Lebih lanjut Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum menambahkan, dengan adanya pengalihan urusan pemerintah di bidang pendidikan, Pemerintah Lampung menginvestasi anggaran untuk bidang pendidikan Lampung sekitar 110 Milyar di tahun 2017. Anggaran tersebut akan diberikan bagi siswa kurang mampu melalui beasiswa, tunjangan bagi kepala sekolah serta insentif guru honorer.

"Kami berharap agar investasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik,  sehingga pendidikan di Lampung dapat lebih maju lagi. Selain di bidang pendidikan, investasi ini juga diberikan untuk bidang agama, khususnya bagi para hafidz Quran dan tokoh agama untuk Mengikuti kegiatan religi di luar Lampung", ujarnya.

Sementara Direksi Operasional Bank Muamalat Masa Parkalis Lingga mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya mendukung Provinsi Lampung dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, maka Bank Muamalat memberikan program beasiswa yang berbeda dengan program beasiswa yang lain karena para penerima beasiswa berasal dari keluarga prasejahtera dan diwajibkan mengikuti program hafalan Al-Quran. Diharapkan setelah selesai mengikuti program beasiswa ini, para mahasiswa dapat menjadi calon penggerak ekonomi syariah yang juga hafidz Quran.

"Dengan program sekolah prestasi muamalat diharapkan dapat membantu peningkatan kualitas sumber daya insani yang mendukung pertumbuhan industri keuangan syariah di Provinsi Lampung", katanya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Badan Zakat Nasional Mahfud Santosa menambahkan, dengan adanya program ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran di Lampung, mulai dari sumber daya manusianya dengan cara memberikan bantuan beasiswa dari SD sampai Kuliah.

Ditambahkan oleh Kabag Humas Heriyansyah saat ini Provinsi Lampung telah memberikan perhatian khusus bagi para penghapal Al-Quran yang diharapkan menjadi motor pembentukan moral umat. Dalam acara ini juga turut dihadiri oleh Ketua MUI Provinsi Lampung, Ketua KBIH Se-Provinsi Lampung, Region Head Sumbagsel, Region Head wilayah Jawa Tengah, Perwakilan Baznas Pusat bagian penghimpunan CSR, dan Wakil Ketua Baznas Provinsi Lampung. (rls)

Post a Comment

0 Comments