Bupati Lampura : Semua Perubahan dan Perbaikan Butuh Proses dan  Waktu


Lampung Utara : Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP., MH., menghadiri acara BhaktiSosial “Khitanan Massal” Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2017, di DusunAman Jaya, Blok B Desa Negararatu, Kecamatan Sungkai Utara.
Selain itu, para peserta usai dikhitan juga mendapat bingkisan yang nantinya apatberguna untuk mereka. Wiji Catur Wulandari juga mengaku sangat bangga karena acara tersebut mendapat respon yang baik dari Bupati Lampung Utara.

“Melihatantusias dari masyarakat ini, maka kami berharap dukungan serta bantuan dariberbagai pihka, sehingga ke depannya kegiatan ini dapat terus dilakukan” Ungkap Ketua PelaksanaCamatSungkai Utara, Darmin, SE, dalam sambutannya mengatakan penerima manfaat PKHKecamatan Sungkai Utara sejumlah 2226 keluarga dari 15 Desa yang ada di Kecamatan Sungkai Utara.

Selain itu, Camat Sungkai Utara juga menjelaskantentang perubahan yang sudah terjadi di Kabupaten Lampung Utara, khususnyaKecamatan Sungkai Utara  mengucapkanterima kasih dan apresiasi terhadap bantuan yang sudah diberikan Bupati LampungUtara, seperti KTP, KK dan Kepengurusan Administrasi secara gratis, apalagisaat ini sudah ada Mobil Adminduk Keliling yang satu-satunya di Provinsi Lampung hanya ada di Kabupaten Lampung Utara, yang sangat mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukannya.

Ada juga pendidikan gratis,kesehatan gratis dan ambulans gratis yang siap siaga selama 24 jam. Bantuan sosial, seperti bantuan rumah ibadah, bantuan untuk guru ngaji dan lainnya.Pada kesempatan yang sama, dilakukan pemberian tali asih secara simbolis kepada para peserta khitanan massal sebanyak 120 anak.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara mengatakan keadaan ekonomi sudah membaik dari sebelumnya, dilihat dari kenaikan harga karet dan singkong, walaupun menurutnya itu belum stabil dan belum sesuai dengan harapan selurih masyarakat. Tetapi,beliau berjanji akan terus memperjuangkan agar masyarakat yang mayoritasnya seorang petani dapat hidup sejahtera.

Menurut Bupati Lampung Utara, acara bhakti sosial berupa khitanan massal ini merupakan wujud dari kepedulian sosial. Bupati Lampung Utara juga akan terus memperbaiki jalan se-Kecamatan Sungkai Utara.

Bupati Agung menjelaskan bahwa semua perubahan dan perbaikan itu membutuhkan proses dan waktu. Tetapi, Bupati Lampung Utara menjelaskan bahwa apabila jalan sudah diperbaiki, agar dapat dijaga dan dipelihara karena pada dasarnya merawat lebih sulit daripada membangun.

Menanggapi khitanan massal, Bupati Lampung Utara mengaku bahwa anak-anak baik yang mengikuti maupun yang tidak mengikuti khitanan massal merupakan tabungan untuk masa depan. Maka dari itu, Bupati muda ini berharap dengan acara khitanan massal tersebut, anak-anak yang mengikuti dapat menjadi anak yang lebih baiklagi dari sebelumnya.

Dan kepada orang tua, Bupati Agung berharap agar dapatmemberikan contoh yang baik, karena orang tua merupakan panutan seorang anak.Selainitu, Bupati Lampung Utara juga menghimbau kepada masyarakat Lampung Utara agardapat hati-hati karena saat ini sedang mengalami musim penghujan yang dapatmengakibatkan banjir. Dengan itu, Bupati Lampung Utara mengajak masyarakat untuk mengurangi dampak yang dapat menyebabkan banjir, seperti selalu menjagakebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan.

Sebelum mengakhiri sambutan, Bupati mengajak agar masyarakat Lampung Utara, khususnya Kecamatan Sungkai Utara dapat terus bersatu padu dan bekerja sama, serta kompak dalam menjaga kemajuan Lampung Utara, jangan menjadikan segala perbedaan sebagai alat pemecah belah tetapi dijadikan sebagai alat pemersatu.

“jaga persatuan dan kesatuan, sebagai modal dalam membangun Kabupaten Lampung Utara,”Pesan Bupati .

Pada kesempatan yang sama, Bupati didampingi Asisten I, Asisten III, para SKPDLampung Utara meninjau kegiatan khitanan massal dan memberi semangat kepada anak-anak yang sedang melakukan khitanan massal tersebut.

Turut hadir,Asisten I, Asisten III, para Kepala SKPD Kabupaten Lampung Utara. Selasa(28/2/17).Acaratersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan pembacaan doa.Wijicatur Wulandari, S.Psi, selaku Ketua Pelaksana melaporkan jumlah anak yang mengikutikhitanan massal adalah sebanyak 120 anak. Pada awalnya hanya ditetapkansebanyak 100 anak tetapi karena antusias masyarakat, anak yang mengikutikhitanan massal tersebut bertambah dari jumlah anak yang ditetapkan.(rasid)

Post a Comment

0 Comments