14 Maret 2017

LP Narkotika Steril dari Narkoba

SHARE
Bandar Lampung, KI - Lembaga Pemasyarakatan (LP) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menyatakan bebas dari peredaran serta penyalahgunaan narkoba didalam Lapas.

Hal itu untuk mendukung program pemberantasan narkoba yang hari ini tengah digalakkan pemerintah khususnya aparat penegak hukum.

Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Narkotika Bandar Lampung Denial Arif mengatakan, sebanyak 1000 narapidana saat ini menghuni Lapas. Oleh sebab itu, dengan jumlah tertinggi untuk Lapas di Lampung sangat memerlukan strategi pengamanan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"narapidana disini genap seribu jadi bisa dibayangkan melakukan pengamanan serta pengawasannya. Apalagi hukuman mereka hampir rata-rata tunggi karena kasus narkoba," terang KPLP Lapas Narkotika, Denial Arif, selasa (14/3)

Denial menuturkan, mengenai cara pengamanan untuk napi narkoba diperlukan strategi khusus. Karena napi kasus narkoba mayoritas berpendidikan menengah dan tinggi.

"kalau ada napi yang kira-kira punya masalah kesehatan, baik sakit biasa atau nyakit (istilah kata sakau) disini ada tim medis yang bertugas khusus untuk para napi," ucap alumni MH7 UBL itu

Di Lapas Narkotika juga terlihat sangat tertib. Pantauan Kopiinstitute.com saat masuk gerbang Lapas, maka kita sudah langsung kearea parkir kendaraan yang sudah ada petugas parkir.

Untuk petugas parkir pihak Lapas memberdayakan masyarakat sekitar. Hal itu tentu positif untuk mengajak warga sekitar ikut merasa memiliki Lapas.

Lanjut menuju pintu masuk utama sudah ada petugas jaga didepan pintu. Setelah pengunjung mendaftar lalu petugas akan mengarahkan masuk melalui pintu utama (akses keluar dan masuk).

Pengunjung terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan fisik maupun barang bawaan. Pemeriksaan merupakan hal wajib untuk menghindari pelanggaran seperti penyelundupan barang terlarang maupun narkoba.

Terdapat mesin x-ray dan infrared yang difungsikan mendeteksi barang terlarang yang dibawa pengunjung. Saat dilakukan pemeriksaan maka dapat dipastikan tidak akan ada narkoba lolos dari pemeriksaan tersebut karena sinar tersebut menembus semua barang sehingga tampak jelas.

Pada bagian lain, diruang KPLP pun sarana dan prasarana mendukung yakni memiliki 40 Cctv yang memantau semua bagian Lapas.

"jadi setiap hari ini yang dipantau jangan sampai ada bayangan napi mendekati pagar. Itu daerah terlarang atau zona merah," tegasnya.

Denial pun sangat terbuka terhadap pihak luar sampai aparat penegak hukum. Ia mengimbau supaya bila ada informasi terkait Lapas supaya dapat disampaikan ke bagian informasi Lapas demi perbaikan dan pengamanan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.(WW)

KPLP narkotika, Denial Arif.


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: