Inspektorat Lampung dorong Kaban Kesbangpol Lamteng diperiksa

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab Lampung Tengah Heryanto saat mengambil baleho di Kantor DPW Nasdem.
BANDARLAMPUNG, KI - Inspektorat Provinsi Lampung mendorong supaya Kepala Kesbangpol Kabupaten Lampung Tengah Heryanto diperiksa terkait pengambilan baleho di Kantor DPW Nasdem. Pasalnya baleho yang diambil ialah alat peraga yang tidak ada hubungan sama sekali dengan tugas Heryanto.

Kepala Inspektorat Provinsi Lampung Saiful Dermawan mengatakan, Kaban Kesbangpol tersebut seharusnya diperiksa oleh Inspektorat Lampung Tengah karena sudah memasuki ranah politik.

"Dalam kasus itu harusnya pegawai negeri tersebut diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten karena ranah pembinaannya mereka. Dan kita mendorong untuk itu," ujar Kepala Inspektorat Provinsi Lampung Saiful Darmawan, selasa (30/5)

Saiful menambahkan, pihaknya selaku pembina tingkat Provinsi akan memantau apakah Heryanto diperiksa atau tidak terkait perbuatannya.

"Inspektorat Kabupaten bisa melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, dasarnya kan sudah jelas PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai. Kita monitor," imbuh dia

Berita ini meluas berawal dari Ketua DPW Nasdem Mustafa yang diduga melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dalam kegiatan politik. Hal itu berdasarkan fakta Kaban Kesbangpol Heryanto mengambil alat peraga sejenis baleho di Kantor DPW Nasdem.

Peristiwa pengambilan baleho disinyalir bukan tanpa sengaja sebab dia sempat berfoto bersama pengurus partai lainnya dengan membawa baleho.

ASN yang melibatkan diri ataupun dilibatkan dalam kegiatan politik tentunya bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) no 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai.

Pengamat Hukum Universitas Lampung Yusdianto menyayangkan masih adanya ASN yang dilibatkan dalam politik. Terlebih pegawai negeri yang diduga diperintahkan itu memiliki jabatan strategis sebagai Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Lampung Tengah.

"masih adanya ASN yang dilibatkan dalam kegiatan politik tentu sangat memprihatinkan. Karena kan tupoksinya sudah jelas, Kepala Kesbangpol tugasnya tupoksinha apa, nah bukan mengambil baleho. Kemudian dilihat juga kalau yang bersangkutan PNS maka dapat dikenakan sanksi, baik sanksi administrasi maupun kepangkatannya, tapi kalau honor maka dilakukan pembinaan," kata Yusdianto, senin (29/5)

Sementara, Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Lampung Tengah Heryanto berkilah saat dikonfirmasi. Menurutnya, dirinya mengambil baleho tersebut bukan disengaja tetapi atas permintaan Paryono (Pengurus Partai Nasdem Lampung Tengah).

"itu kan Paryono titip, Paryono itu Nasdem Lampung Tengah. Nah sore tadi saya ambil karena kebetulan mau ke Lampung Tengah," ujar Heryanto.

Ia mengatakan, kronologis sebab pengambilan baleho tersebut berawal dari Paryono yang menghubunginya melalui sambungan telepon yang memintanya mengambil baleho di Kantor DPW Nasdem.

"tadi gak sengaja juga kebetulan saya lewat pas kebetulan mau beli alat listrik maka saya mampir. Gak usah dibesar-besarinlah orang cuma nitip, gak sengaja juga sih," jelas dia.(wen)

Post a Comment

0 Comments