17 Mei 2017

Konflik Pekon Sudimoro, Camat Semaka Dukung Usulan Relokasi

SHARE
Lokasi Rencana Pembangunan Pasar Babakan

TANGGAMUS, KI - Polemik Pembangunan Pasar Babakan, Pekon Sudimoro, Kec Semaka, semakin memanas. Dua kelompok yang bersegera yakni aparat Pekon dengan warga masih belum memiliki solusi.

Bahkan, hasil rapat antara warga dengan aparat Pekon pada selasa (16/5) malam berakhir tanpa keputusan. Dalam rapat itu membahas usulan Relokasi Pasar Sudimoro yang dinilai tidak berdaya guna.

Surat Pernyataan Persetujuan Relokasi Pembangunan Pasar

Kepala Pekon Sudimoro Sukiban yang terkesan tidak memperdulikan aspirasi warganya sehingga bila hal ini dibiarkan maka Pekon tersebut berpotensi terjadi kerusuhan antar kedua belah pihak.

Menanggapi hal itu, Camat Semaka, Edi Fahrurrozi mengatakan, pada saat rapat bersama warga dirinya menyimpulkan bahwa persoalan ini akibat tidak bijaknya kepala Pekon sebagai pemimpin. 

Pasalnya, sambung Edi, kepala Pekon bila ada warga yang menyampaikan aspirasi berupa kritik, usulan dan saran harus ditampung lalu dibahas supaya dapat mencari solusi terbaik.

Terkait usulan pemindahan pasar, Edi mengaku mendukung usulan warga tersebut sehingga dirinya akan mengkoordinasikan usulan warga kepada Kepala Dinas Pasar Kab Tanggamus.

"saya mendukung usulan warga karena namanya usulan kan kita tampung semua. Nanti saya koordinsikan bagaimana solusi terbaik, apalah APBDes nya kita ubah atau bagaimana, yang pasti masalah ini harus diselesaikan secara musyawarah," ujar Camat Semaka, Edi Fahrurrozi, rabu (17/5)

Edi menjelaskan, usulan warga dapat diterima dengan cara merubah rencana pembangunan jangka menengah desa. Kemudian, dari dana desa akan di ploting anggaran untuk kepentingan Relokasi pasar.

Rencana Pembangunan Pasar Babakan, Pekon Sudimoro, Tanggamus ditolak masyarakat. Pasalnya masyarakat menilai rencana pembangunan tersebut tidak memiliki manfaat sehingga akan menghabiskan dana saja.

Perwakilan Masyarakat Sudimoro, Medi Kurniawan mengatakan, sikap penolakan masyarakat didasari oleh sikap kepedulian masyarakat untuk kemajuan Pekon Sudimoro.

"masyarakat Sudimoro mendukung Pembangunan Pasar tapi lokasinya dipindah karena lokasi yang direncanakan saat ini hanya akan menghabiskan biaya saja, tidak akan maju karena sepi, rawan banjir dan sulit berkembang karena dari awal masyarakat sudah malas kesana, itu kan didekat sungai," ujar Medi Kurniawan.

Menurut Medi, pihaknya jika Pembangunan pasar Babakan tetap dilanjutkan maka semua warga akan menolak lebih keras dengan cara memblokade lokasi Pasar.

"harusnya aparat desa dan Kepala Pekon itu mendengarkan aspirasi masyarakat, usulan masyarakat karena dia menjadi Kepala Pekon untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, jangan cuek begini," tegas Medi

Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) terkait rencana pembangunan pasar dapat dirubah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) sehingga tidak ada alasan Kepala Pekon menolak aspirasi warga karena warga sudah membuat surat pernyataan yang ditandatangani mayoritas warga.

"Warga disini setuju Pembangunan Pasar Babakan dipindah. Kami sudah meminta persetujuan warga dengan minta tanda tangan persetujuan Relokasi pasar," kata dia

Masyarakat Sudimoro menyesalkan sikap aparat Pekon yang tidak menggubris aspirasi tersebut sehingga jika persoalan ini berlarut-larut maka dapat menimbulkan konflik di masyarakat Babakan Pekon Sudimoro, Kabupaten Tanggamus.

Sementara, Kepala Pekon Sudimoro Sukiban mengelak jika dirinya dituding tidak menggubris aspirasi masyarakat. Ia beralasan karena pembangunan Pasar akan segera dilaksanakan. Oleh karena itu dirinya tidak mau repot merubah-ubah anggaran Pekon menggunakan Dana Desa.

"Pembangunan pasar ini sudah mau jalan. Kalau kata Pak Camat orang mau makan sudah dibibir kok suruh ulang," kata Kepala Pekon Sudimoro, Sukiban.
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: