Mustafa Diduga Libatkan ASN Berpolitik

Kepala Kantor Kesbangpol Lampung Tengah Heryanto saat berpose di Kantor DPW Nasdem.

BANDARLAMPUNG, KI - Ketua DPW Nasdem Mustafa diduga melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dalam kegiatan politik. Hal itu berdasarkan fakta bahwa Kepala Kantor Kesbangpol Lampung Tengah Heryanto mengambil alat peraga sejenis baleho di Kantor DPW Nasdem.

Peristiwa pengambilan baleho disinyalir bukan tanpa sengaja sebab Heryanto pun sempat berfoto bersama pengurus partai lainnya dengan membawa baleho.

ASN yang melibatkan diri ataupun dilibatkan dalam kegiatan politik tentunya bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) no 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai.

Pengamat Hukum Universitas Lampung Yusdianto menyayangkan masih adanya ASN yang dilibatkan dalam politik. Terlebih pegawai negeri yang diduga diperintahkan itu memiliki jabatan strategis sebagai Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Lampung Tengah.

"masih adanya ASN yang dilibatkan dalam kegiatan politik tentu sangat memprihatinkan. Karena kan tupoksinya sudah jelas, Kepala Kesbangpol tugasnya tupoksinha apa, nah bukan mengambil baleho. Kemudian dilihat juga kalau yang bersangkutan PNS maka dapat dikenakan sanksi, baik sanksi administrasi maupun kepangkatannya, tapi kalau honor maka dilakukan pembinaan," kata Yusdianto, senin (29/5)

Sementara, Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Lampung Tengah Heryanto berkilah saat dikonfirmasi. Menurutnya, dirinya mengambil baleho tersebut bukan disengaja tetapi atas permintaan Paryono (Pengurus Partai Nasdem Lampung Tengah).

"itu kan Paryono titip, Paryono itu Nasdem Lampung Tengah. Nah sore tadi saya ambil karena kebetulan mau ke Lampung Tengah," ujar Heryanto.

Ia mengatakan, kronologis sebab pengambilan baleho tersebut berawal dari Paryono yang menghubunginya melalui sambungan telepon yang memintanya mengambil baleho di Kantor DPW Nasdem.

"tadi gak sengaja juga kebetulan saya lewat pas kebetulan mau beli alat listrik maka saya mampir. Gak usah dibesar-besarinlah orang cuma nitip, gak sengaja juga sih," jelas dia.(wendri)

Post a Comment

0 Comments