PPRL Suarakan Masalah Pendidikan.

PPRL Aksi Hari Pendidikan Nasional

BANDARLAMPUNG, KI – Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) menggelar aksi unjuk rasa menuntut pendidikan gratis, ilmiah dan demokratis. Aksi yang terdiri dari mahasiswa, buruh tersebut dalam memperingati hari pendidikan nasional (hardiknas). 

Koordinator lapangan, Rendy Indriawan mengatakan, pendidikan bukan barang dagangan yang bisa diperjual belikan. Oleh sebab itu, dalam orasinya ia menuntut supaya pemerintah segera menghapuskan kapitalisasi pendidikan.

Tak hanya itu, aksi tersebut juga menyuarakan pencabutan UU PT No. 12 Tahun 2012. Menurut Rendy permasalahan pendidikan adalah permasalahan serius mahasiswa. 

"Pendidikan juga merupakan persoalan kaum buruh, kaum miskin kota, petani, dan masyarakat lainnya, karena pendidikan sebagai hak dasar pokok masyarakat," kata dia

Selanjutnya, Wakil Presiden BEM Unila, Edius Pratama menyuarakan penghapusan sistem Uang Kuliah Tunggal di perguruan tinggi. Pasalnya hal itu bagian dari sistem kapitalisasi pendidikan yang dapat menyengsarakan mahasiswa.

Sekretaris Wilayah FSBKU-KSN Lampung, Sepriyadi mengatakan hak-hak dasar masyarakat sudah direnggut oleh kaum pemodal. Hal itu menurut Sepriyasi dapat dirasakan dengan tingginya biaya pendidikan.

Sementara Akademisi Universita Bandar Lampung (UBL) Rifandy Ritonga menjelaskan, pendidikan harus menjadi prioritas. Fandi, sapaan akrabnya, mencontohkan realitas saat ini yang masih banyak masyarakat belum mendapatkan pendidikan.

"sudah selayaknya juga pemerintah mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah dan demokratis. Toh, porsi APBN yang dianggarkan lumayan besar untuk pendidikan”. Ungkapnya.

Kemudian, Lina warga Kota Bandar Lampung mengatakan pendidikan adalah modal masa depan bangsa.

"jika pendidikan terus dikorbankan hanya untuk kepentingan pribadi, sangat disayangkan dan dikhawatirkan, ini sama saja merusak masa depan bangsa," ucapnya

Aksi hardiknas ini diikuti oleh FSBKU-KSN, EW-LMND, KPR (FPBI, KPOP, SMI), FBTPI, FSBL, FMN, SP-Sebay, SPRI, KBH, LBH Bandarlampung, PMKRI dan BEM U Unila yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL). (Md)

Post a Comment

0 Comments