22 Juni 2017

Gubernur Tinjau Pelaksanaan Arus Mudik.

SHARE

Pemudik antusias berjabat tangan dengan Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo saat meninjau pelaksanaan arus mudik di Terminal Rajabasa dan Stasiun Kereta Api Tanjung Karang.
BANDARLAMPUNG, KI - Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo meninjau pelaksanaan arus mudik di Terminal Raja Basa dan Stasiun Kereta Api Tanjung Karang, Kamis (22/6/2017).

Hingga saat ini dipastikan pelaksanaan arus mudik berjalan aman, lancar dan terkendali. Terminal Rajabasa mencatat hingga H-4 jelang Idul Fitri Jumlah bus kedatangan 6428 penumpang (328 bus)dan bus yang diberangkatkan 13.429 penumpang (446 bus).


Dari data tersebut, Bus Sumatera mencapai 2258 penumpang (77 bus AKAP) dan dari Jawa 6638 penumpang (179 bus). Untuk bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) diberangkatkan 4170 penumpang (251 bus) dan kedatangan  6791 penumpang (267 bus).

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya membuat Terminal Rajabasa lebih nyaman,  dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang lebih baik lagi. Secara kongkrit hingga saat ini terminal Rajabasa aman dan nyaman bagi pemudik.


Ke depan, Gubernur Ridho melontarkan inovasinya untuk merubah wajah Terminal Rajabasa sebagai Terminal modern yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

" Konsepnya nanti seperti Terminal Tirtonadi Solo yang penampilannya seperti Bandara. Untuk mewujudkannya Pemerintah Provinsi akan bekerjasama dengan Pemerintah Pusat," ungkap Gubernur

Sementara itu Kepala Terminal Mustika Wati menyampaikan bahwa dalam memberikan kenyamanan kepada para pemudik,  pihaknya telah menyiapkan ruang menginap bagi para pemudik.

"Ruang menginap ini digunakan bagi para pemudik yang kemalaman, dan menghindari dari hal yang tidak diinginkan," terang Mustika.

Usai meninjau Terminal Rajabasa, Gubernur Ridho memantau arus mudik di Stasiun Kereta Api Tanjung Karang.

"Sejauh ini stasiun kereta sudah nyaman. Namun jika suatu daerah ingin maju harus didukung sarana perhubungan aman, cepat dan nyaman. Jadi ke depan konsep bandara diintegrasikan dengan jalan tol dan kereta api. Seperti halnya di Kuala Namu. Hal ini guna mewujudkan variabilitas moda transportasi. Untuk kemajuan kota dan daerah," jelas Gubernur Ridho.

Kepala divisi regional tanjung karang Suryawan menuturkan bahwa untuk hari ini kurang lebih sudah ada 1000 pemudik dari Lampung keluar daerah Lampung.

Selain itu  juga 1000 orang berasal dari Luar Provinsi Lampung. Ia menjelaskan banyak pemudik dari luar Lampung seperti Bandung,  Depok, Gambir menuju ke Lampung dengan tujuan berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Saat ini jumlah bus Damri yang beroperasi di stasiun kereta api mencapai 25 unit per hari .

Rizal seorang pemudik yang menggunakan Bis dengan tujuan dari Bekasi ke Bandar Jaya menjelaskan bahwa mudik kali ini terasa lebih baik dari sebelumnya,  karena persiapan yang lebih baik diserta sarana dan prasarana.

Reva pemudik yang menggunakan kereta api dengan tujuan dari panjang ke Bangka Belitung menuturkan mudik kali ini lebih aman dan nyaman.

"Semoga kedepannya dapat terus ditingkatkan," harapnya.

Dalam peninjauan ini,  Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo turut memberikan bantuan kepada penumpang bis maupun kereta api.
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: