Pos Jaga tak difungsikan, Area Pemkab Pringsewu Jadi Ajang Balapan Liar.

Pos Penjagaan Menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
PRINGSEWU, KI - Pos Penjagaan yang berada tepat di Jalur menuju komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pringsewu kerap kosong. Bahkan pos seperti tidak pernah difungsikan sehingga kondisinya kotor tidak teramat.

Akibat tidak adanya petugas yang berjaga, akses utama tersebut kerap dijadikan arena balap liar oleh pemuda setempat.

Kendaraan yang dipakai balapan juga bervariasi, ada sepeda motor namun ada pula yang pakai mobil. Aksi balap liar biasanya digelar mulai pukul 09.00 Wib sehingga memicu gangguan lalu lintas.

Selain itu, aksi yang dilakukan pelaku balap liar juga memiliki resiko terhadap keselamatan pengguna jalan lain yang akan menuju perkantoran pemkab pringsewu atau sebaliknya.

"Saya sempet di cegat oleh mereka dan disuruh berhenti secara paksa. Padahal saya lagi buru-buru hendak ke pemda karna ada keperluan," kata salah satu pengendara yag tak mau disebut namanya, Senin (19/06).

Senada disampaikan Ahmad Muslim, yang kebetulan juga tengah melajukan mobilnya hendak ke pemda.

"Saya akhirnya minta mereka bubar. Saya sempat tanya salah seorang dari pelaku balapan liar yang menggunakan mobil dan nampak setengah mabuk,"terang Ahmad Muslim atau yang biasa disapa Mat Tehek.

Mat Tehek yang juga sebagai Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Pringsewu ini juga mengaku kecewa dengan tidak difungsikannya pos jaga yang ada.

"Saya minta pos jaga difungsikan maksimal, sebab aksi balapan liar ini bisa mencoreng kewibawan dari pemerintah daerah, terlebih aksi balapan ini berlangsung saat jam kerja," tegas Mat Tehek.

Apapun resikonya sebut Mat Tehek, menjadi kewenangan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pringsewu menertibkan setiap aksi balapan pada ruas jalur menuju Perkantoran Pemkab Pringsewu ini.

"Tidak ada alasan bagi Satpol PP untuk tidak bertindak tegas dan menertibkan," imbuhnya

Kasat Pol PP Kabupaten Pringsewu Edi Sumber Pamungkas dikonfirmasi melalui sambungan ponselnya, mengatakan bahwa aksi balap liar yang terjadi tadi pagi sudah dibubarkan.

" begitu ada informasi, saya perintahkan kepada anggota saya untuk membubarkan balap liar tersebut," ucapnya

Mengenai tidak adanya petugas di os jaga Edi beralasan bahwa memang anggotanya diajak untuk apel di tanggamus.

" Karena hari ini anggota saya ajak ke Tanggamus untuk mengikuti apel," kilahnya.

Untuk diketahui, aksi balapan liar ini pada awalnya memang sempat sepi setelah dibangun pos jaga dan disiagakannya personil Satpol PP pada akses jalur jalan yang ada.

Namun, setelah Pos Jaga itu tidak lagi difungsikan, aksi balapan liar pun kembali muncul, utamanya pada setiap malam sabtu dan minggu disetiap minggunya. padahal jika ditelisik lebih jauh, uang rakyat yang dipakai untuk membangun pos tersebut tidaklah sedikit.(NA)

Post a Comment

0 Comments