16 Juni 2017

PPRL Gelar Diskusi Publik. Waspadai Janji Manis.

SHARE

BANDARLAMPUNG, KI - Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) menyelenggarakan diskusi publik dengan tema "Posisi Gerakan Rakyat Menyikapi Pemilu Borjuasi.

Diskusi digelar menyikapi gerakan rakyat menuju Pemilihan Kepala Daerah Lampung tahun 2018.

Momentum lima tahunan ini banyak menarik simpatik masyarakat luas dengan harapan momentum ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk menuntaskan permasalahan di Provinsi Lampung yang dimanfaatkan dengan baik oleh para bakal calon Gubernur yang saat ini bermunculan dengan segudang janjinya akan menuntaskan permasalahan dan berpihak terhadap kepentingan rakyat.

Humas PPRL, Reynaldo Sitanggang mengungkapkan demokrasi liberal saat ini hanya menguntungkan kelas borjuasi (Kaum modal) yang memunculkan para bakal calon gubernur yang notabene dari kalangan pengusaha atau orang-orang populis yang diperuntukkan memenangkan kepentingan kaum modal.

"Dapat dipastikan saat ini tidak ada yang merefresentasikan keberpihakannya terhadap rakyat dan dapat dipastikan apa yang dikampanyekan hanya sebatas janji manis untuk mendulang suara dan memenenagkan kepentingannya,"kata dia.

Aldo, sapaan Reynaldo, ditengah demokrasi liberal saat ini seharusnya rakyat tidak lagi menitipkan kepentingannya kepada elit poltik borjuasi.

Rakyat tertindas (buruh, tani, mahasiswa, nelayan, pedagang asongan dll) harus menyatukan dirinya kedalam suatu alat politik alternatif yang berhadap-hadapan melawan kepentingan elit politik borjuasi saat ini.

"Momentum pemilu borjuasi menjadi proses uji coba gerakan rakyat apakah dia tetap konsisten dengan keyakinan dan cara-cara yang berlandaskan teori dan sudah teruji kebenarannya. Atau terkontaminasi dan menyerah dengan keadaan kemudian menggadaikan keyakinannya untuk kepentingan pragmatis semata,"tambahnya.

Diskusi dihadiri  EW-LMND Lampung, SMI, FSBKU-KSN, KPOP dan FPBI.(MD)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: