HUT RI ke-72. Peran Polwan Mengisi Kemerdekaan. Ipda Foni : Always be Happy. Sosok Foni dimata Tiga Polwan.

Ipda Foni Salim
BANDARLAMPUNG, KI – Hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diperingati setiap 17 Agustus merupakan hari bersejarah Bangsa Indonesia. Sejak pendiri bangsa memproklamirkan kemerdekaan maka sejak itu pula Indonesia terbebas dari segala bentuk penjajahan.

Oleh karenanya, sebagai wujud syukur atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang memerdekakan bangsa ini seyogyanya diisi sebaik-baiknya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengisi kemerdekaan seperti halnya profesi Kepolisian. Tapi, kali ini bukan mengangkat berita-berita kriminal ataupun ungkap kasus, melainkan peran polisi wanita dalam mengisi kemerdekaan.

Inspektur Dua (Ipda) Foni Salim memaknai sebagai puncak perjuangan para pahlawan yang berhasil membebaskan rakyat dari belenggu penjajah. Tanpa perjuangan, Indonesia tidak akan bisa seperti ini dapat bebas berkarya serta mengenyam pendidikan berkualitas.

“kemerdekaan merupakan karunia Tuhan yang sangat besar bagi kita bangsa Indonesia, yang memberikan kesempatan pada bangsa berdiri tegak sejajar dengan bangsa-bangsa didunia,” ujar Ipda Foni Salim dalam wawancara ekslusif kepada Kopiinstitute.com, Selasa (15/8/2017).

Selain memaknai kemerdekaan, Foni menuturkan peranan polisi dalam mengisi kemerdekaan khususnya polisi wanita. 

"Peran Polwan mengisi kemerdekaan ya cukup dengan bekerja baik dan sesuai koridor aturan yang ada di Kepolisian. Dan juga sebagai seorang ibu dengan mendidik anak-anak dengan baik,” tutur Polwan kelahiran Tanimbar Kei November 1977.

Selama bertugas satu pengalaman yang paling berkesan Foni yaitu ketika dirinya usai pendidikan Perwira langsung diberi mandate mengawaki mobil Patroli Hello Kitty. Yupsss pengalaman yang diceritakan ini juga sempat dilihat penulis tahun lalu ketika berada dimedia berbeda, saat itu tanpa sengaja bertemu Regu Patroli Hello Kitty di Jalan Soekarno-Hatta, Lampung.

“Paling berkesan itu pas ngawaki Patroli Hello Kitty. Dulu bertugas di Ditlantas jadi ya gimana gitu polisi kok pink tapi kita kan perempuan jadi yasudah, pokoknya berkesan deh,” ucap dia.

Kemudian, sosok Ipda Foni juga ternyata sangat spesial dan berkesan dimata juniornya sewaktu di Direktorat Sabhara Polda Lampung. Kesan tersebut diungkap Bripda Rubbylla Chyntia Irawan. Menurut Rubby, sapaan akrab Polwan Cantik Dit Sabhara itu, sosok Foni ialah seorang komandan yang tegas, berwibawa dan juga ramah.

“Bu Foni bagaikan ibu di Kantor karna kan pernah menjabat Kanit Nego di Dit Sabhara dan punya 18 anggota letting 44 dan letting 45. Nah disitu kami dididik dan dibimbing Bu Foni penuh kasih sayang seperti seorang ibu. Kami diajarkan saling tolong menolong, ramah dan santun kepada masyarakat. Paling utama pembelajaran mengenai bekerja dengan penuh tanggungjawab,” kata Bripda Rubbylla Chyntia Irawan.

Senada, Bripda Bellinza Vara Ayusta juga memiliki kesan tersendiri. Menurutnya sosok Ipda Foni sangat menginspirasi, terlebih dapat bekerja professional sebagai polisi dan ibu rumah tangga bagi anak-anaknya.

“Bu Foni mengajarkan banyak hal, dia juga perhatian sekali dengan kami juniornya. Dia juga sosok yang menginspirasi kami. Apalagi sifatnya yang tegas dalam memimpin, juga berwibawa. Pokoknya sosok perempuan masa kini yang menginsirasi sebagai Polisi Wanita,” kenang Bripda Bellinza sewaktu dibimbing Ipda Foni.

Kesan-kesan tersebut ternyata sama dimata junior Foni lainnya, dalam wawancara Kopiinstitute.com dilingkungan Polda Lampung juga mengisahkan kesan baik terhadap sosok Istri Kapolsek Punggur Lampung Tengah itu. “Bu Foni itu sosok yang baik dan tegas,” kata Bripda Eva, Polwan yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung.(Wendri Wahyudi).



Riwayat Tugas :
Bintara
- Ba Dit Pers Polda Lampung
- Ba Ro Ops Polda Lampung
- Ba Dit Lantas Polda Lampung
Perwira
- Kanit 1 Subdit Dikyasa Dit Lantas Polda Lampung
- Kanit 1 Sinego Subdit Dalmas Dit Sabhara Polda Lampung
- Panit 1 Hartib Unit Hartib 1 Subbid Provos Bidang Propam Polda Lampung (sekarang).





Post a Comment

1 Comments