Lampung Tuan Rumah Temu Karya Ilmiah Perguruan Tinggi Hindu Nasional

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hery Sulisyanto saat menerima audiensi Dirjen Bimbingan Masyarakat Hindu dan Panitia Temu Karya Ilmiah Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu.
BANDAR LAMPUNG, KI - Provinsi Lampung menjadi tuan rumah Temu Karya Ilmiah Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu pada 4 sampai 8 September 2017. Acara akan diselenggarakan di beberapa tempat diantaranya Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Lampung. Peserta yang akan mengikuti acara ini berasal dari 11 perguruan tinggi Hindu se-Indonesia,  IHDN Denpasar, UNHI Denpasar, STAH Negeri Gde Pudja Mataram, dan STAH Negeri Tampung Penyang Palangka Raya.   

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Hery Suliyanto saat menerima Audiensi Dirjen Bimbingan Masyarakat Hindu dan Panitia Temu Karya Ilmiah Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu. Hery mengatakan sangat mendukung dan mengapresiasi even bertaraf nasional tersebut.

Mewakili Gubernur M. Ridho Ficardo, dia pun sangat optimis acara tersebut dapat memberikan citra positif bagi Provinsi Lampung bidang pendidikan maupun sosial. "Semoga acara ini berjalan dengan sukses. Jadikan Lampung sebagai tuan rumah yang baik. Berikan pelayanan yang bagus, dan ajak mereka ke wisata yang indah di Lampung, sehingga para peserta tahu Lampung memiliki destinasi wisata yang indah. Sehingga bisa membawa keberkahan bagi masyarkat Lampung," ujar Heri. 

Perwakilan Bimas Hindu Dirjen Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama, Mustakim mengatakan, acara karya ilmiah ini merupakan kegiatan rutin digelar setiap dua tahun sekali. Pada acara tersebut dilangsungkan beberapa lomba salah satunya cipta lagu keagamaan Hindu. Pembukaan acara akan diagendakan pada  5 September 2017 di Novotel Lampung. 

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lampung, I Ketut Pasek diharapkan melalui kegiatan ini pariwisata Lampung dapat lebih dikenal. "Kita akan menawarkan destinasi wisata  kepada peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia tersebut.  Nanti kita ajak mereka ke Pahawang dan Pura Kerti Bhuana, dan bisa menjadi nilai jual Provinsi Lampung di mata Provinsi lain," kata Ketut Pasek yang juga Ketua Organda Provinsi Lampung itu. 


Post a Comment

0 Comments