10 Agustus 2017

LSM Tuding Kegiatan Rehab Berat Ruang Kelas Sekolah Bermasalah.

SHARE
Papan Nama Kegiatan Rehab Berat Ruang Kelas Termasuk Meubeler, Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2017.
PRINGSEWU, KI - Kegiatan Rehab Berat Kelas Sekolah Dasar (SD) Negri 1 Podomoro yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), diduga bermasalah dalam pembangunan konstruksinya karena menggunakan material besi 10 mm dan 12 mm besi cas.

Pasalnya, pengerjaan ruang kelas tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi. Menurut Sri Pujianti S.Pd Kepala SDN 1 Podomoro mengatakan, Pembangunan rehab kelas yang sedang dikerjakan sudah menggunakan material yang standar.

"Kami sudah menggunakan material besi dengan ukuran 13 mm," ujar kepala SDN1 Podomoro.

Menurut Pantauan LSM Persatuan Masyarakat Anti Korupsi (PERMAK) di lapangan, bahwa pembangunan tersebut sudah menyalahi aturan, Karena. Tidak menggunakan harga satuan dari juklak juknis dari Dinas terkait.

"Besi yang di gunakan di SDN1 Podomoro, untuk pengecoran tiang menggunakan besi 10 mm dan 12 mm, artinya besi tersebut campur, sudah jelas ada markup," Bebernya Ahmad Fijay kepada media ini

Fijay juga menambahkan, kalau Pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu terkait temuan di SDN1 Podomoro. "Kami Secara Lembaga akan mengkaji terlebih dahulu untuk memastikan kenapanya, kalau ini benar besi yang dioplos, kami akan melaporkan kepihak berwajib di Wilayah hukum Kabupaten Pringsewu," Tegasnya.(NA)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: