Musyawarah Terkait Transparansi Dana Desa Pekon Sukaratu Belum Ada Keputusan.

Musyawarah dan Klasifikasi terkait Transparansi Dana Desa Pekon Sukaratu.
PRINGSEWU, KI - Pekan Sukaratu menggelar pertemuan untuk memusyawarahkan serta klasifikasi terkait transparansi Dana Desa di Pekan Sukaratu, Kabupaten Pringsewu.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Pekon, Camat, Polsek, Danramil serta babinsa pagelaran sebagai mediator, turut hadir juga aparat pekon, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda.

Kepala Pekon Sukaratu Azhari ZN mengatakan bahwa Dana desa yang diterima pekon sukaratu sudahbdilaksanakan dan pengerjaanya sudah mencapai 70 hingga 80 persen, terkait soal tranparasi pihaknya sudah melaksankan sesuai dengan petunjuk dan arahan dari kabupaten.

"Kami sudah buatkan dan sudah dipasang di dinding balai pekon berupa banner sosialisasi dana desa tersebut,"kata dia.

Kepala dusun 5 Tirtasari Bambang Irawan menegaskan bahwa yang menjadi tuntutanya adalah kejelasan kegiatan yang ada di Dusun V agar tidak timbul fitnah.

" sudah seharusnya saya sebagai kepala dusun tahu berapa alokasi untuk dusun V, Kaur pembangunan saat saya tanya berapa alokasinya pun menjawab tidak tahu. Dimana letak transparasinya. Saya pun tidak mampu menjawab saat warga bertanya dengan soal yang sama hingga timbul asumsi dari warga bahwa Dana tersebut saya pakai untuk kepentingan pribadi," tegas Bambang.

Padahal lanjut bambang dirinya sudah berupaya maksimal untuk membangun demi kemajuan kampungnya.

"Penghasilan tetap (Siltap) saya selama ini tidak saya ambil dan murni saya serahkan kepada masyarakat untuk membangun dusun V Tirtasari, bahkan pembangunan gapura dan jambanisasi saya bantu dengan dana pribadi yang tidak sedikit sebagai bentuk dukungan saya terhadap program pemerintah," lanjutnya

Hal yang sama disampaikan oleh Erwin juantara, sebagai ketua pemuda Sinarbanten dirinya merasa prihatin kegiatan pemuda selama ini tidak mendapatkan suport ataupun dukungan.

" karang taruna pekon tidak ada kegiatan, tetapi saat kami minta bantuan untuk kegiatan jawaban dari pihak pekon megecewakan, kadus yang merangkap sebagai ketua juga patut dipertanyakan, informasi yang saya dapat bahwa ada alokasi untuk kegiatan pemuda tapi jawaban ketua karang karang taruna pekon sukaratu malah sebaliknya, tidak ada dana," tanya erwin

Menurut Erwin pertemuan belum memenuhi unsur keterwakilan ataupun belum quorum sehingga meminta diadakan pertemuan lanjutan karena belum menghasilkan kesimpulan soal transparansi dana desa dipekon sukaratu.

Dipenghujung acara, Camat Pagelaran Bashori menghimbau kepada semua pihak agar dalam penyelesaian permasalahan harusnmengedepankan azas musyawarah.

" ini hanya masalah mis komunikasi, kedepan agar kepala pekon tidak alergi terhadap kritikan juga tranparan dan warga menyampaikan permasalahan dengan cara bijak bukan dengan cara profokatif, azas praduga tak bersalah jg jangan diabaikan," pesan basori.

Sayangnya, saat hendak dikonfirmasi diakhir pertemuan tersebut kakon sukaratu enggan memberi komentar danbterkesan menghindar dengan alasan bahwa dirinya sedang ditunggu untuk memenuhi panggilan dari Inspektorat Kabupaten Pringsewu. (NA)

Post a Comment

0 Comments