Rakor Gerbang Desa Saburai, Fasilitator Harus Tanggap Cari Solusi Masalah.

Rapat Koordinasi Fasilitator Desa Program Gerbang Desa Saburai.
TELUK PANDAN –  Fasilitator Desa (FD) Program Gerbang Desa Saburai melaksanakan rapat koordinasi di Balai Desa Batu Menyan, Kabupaten Pesawaran. Rapat yang dihadiri Tenaga Pendamping Provinsi (TPP) Program Gerbang Desa Saburai diikuti 19 Fasilitator pada Jumat (15/9/2017).

Koordinator Wilayah Gerbang Desa Saburai Pesawaran Hi.Alimudin Daenk mengatakan, rapat tersebut merupakan agenda rutin atas kesepakatan Fasilitator maupun koordinator yang bertujuan membahas permasalahan serta capaian kerja program.

Selain itu juga merumuskan bersama upaya dan strategi dalam rangka melakukan percepatan pelaksanaan program supaya maksimal.

"Dalam rakor ini kita bahas progres dan permasalahan kegiatan," ujar Alimuddin, jumat (15/9).

Rakor yang berlangsung selama tiga jam itu, tampak berbeda dengan Rakor yang dilaksanakan sebelumnya. Hal itu karena Rakor dihadiri tenaga pendamping provinsi terdiri dari Yohanes TB, Ali Rukman dan M.Aditya.

Ketiganya pun turut memberikan materi dalam hal implementasi program seperti yang disampaikan Ali Rukman bahwa sangat penting visi Fasilitator. Namun visi menurut Ali harus diimplementasikan dalam gerak nyata Fasilitator di lapangan.

"dari visi inilah akan tampak nantinya mana fasilitator program, kepada siapa yang bersangkutan membaktikan dirinya.? Nah proses ini akan sangat nampak dari awal hingga akhir pelaksanaan program yang salah satunya bisa terlihat dari publikasi yang dilakukan oleh yang bersangkutan. Sebab era saat ini, publikasi menjadi sangat penting dan bisa dijadikan tolak ukur dalam pelaksanaan suatu kegiatan," jelas Ali Rukman

Sementara Yohanes TB membahas pentingnya para fasilitator mengidentifikasi aspek Sumber Daya Manusia (SDM), sosial, ekonomi, politik sehingga pelaksanaan kegiatan fasilitator mudah memfasilitasi permasalahan.

“Fasilitator harus memiliki data berbagai aspek dilapangan, sehingga kalau terjadi permasalahan segera dapat dicarikan solusinya dan kedepannya data tersebut dapat digunakan untuk pengembangan program," terang dia.

M. Aditya lebih menyoroti mengenai dministrasi program di TPP agar dilaksanakan dan dipercepat supaya hak-hak Fasilitator Desa tidak mendapat hambatan." Mudah-mudahan semua berjalan rencana sehingga hak-hak FD tidak mengalami hambatan,"tandasnya.

Post a Comment

0 Comments