Rekom Cagub, DPW PAN Bantah Tetapkan Arinal Djunaidi.

Ketua Penjaringan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Lampung Iswan Handi Cahya.
BANDARLAMPUNG, (Kopiinstitute.com) - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat NAsional (PAN) Lampung menyatakan tidak menetapkan Arinal Djunaidi sebagai Cagub yang diusung partai. Pernyataan itu disampaikan sebagai bantahan atas beredarnya kabar serta foto yang menyerupai surat rekomendasi.

Menurut Ketua Penjaringan DPW PAN Lampung Iswan Handi Cahya, sejauh ini salinan rekomendasi atas nama Arinal belum diterimanya. “Kami belum menerima surat itu dari DPP,” ujar dia, Kamis (14/9).

Surat dari DPP PAN yang santer beredar merupakan surat rekomendasi untuk memberikan tugas supaya Bakal Calon Gubernur Lampung atas nama Arinal Djunaidi mencari partai koalisi, pasangan calon dan melakukan sosialisasi ke seluruh kader PAN  se-provinsi Lampung pada setiap tingkatan DPW, DPD, DPC hingga DPRt.
“Coba dibaca dulu, itu surat rekomendasi bukan surat keputusan penetapan calonkada jadi jika itu surat rekomendasi, sudah pasti ada kode BA yang tertera pada nomor surat dan ada nama cagub serta cawagub yang akan diusung,” tegas Iswan Handi Cahya.

Meski begitu dirinya mengaku belum bisa memastikan jika nantinya DPP PAN melalui surat keputusan akan menetapkan Arinal Djunaidi sebagai balonkada yang akan diusung.“Kita lihat aja dinamika politik kedepannya seperti apa,” ucapnya.
Alasan DPP PAN memberikan surat rekomendasi untuk ketua DPD I Partai Golkar Lampung, kemungkinan besar hanya mantan sekprov Lampung ini saja yang melakukan komunikasi intensif dengan DPP.
“Mungkin kalau para balonkada ini melakukan komunikasi secara intensif dengan DPP akan mendapat surat rekomendasi juga,” ucapnya.
Sementara itu dengan beredarnya kabar DPP PAN telah memberi rekomendasi untuk Arinal Djunaidi tidak menyurutkan komitmen Ketua DPW PAN Lampung, Bachtiar Basri mendukung petahana balongub, M.Ridho Ficardo pada pilgub 2018 mendatang.
Melalui akun facebook atas nama Bachtiar Basri menuliskan, dirinya hanya ingin menjadi wakil gubernur, apabila berpasangan dengan Bacagub Petahana M. Ridho Ficardo.
“Pertanyaan fb pagi ini yang saya pikirkan, tentang adanya sinyalemen yang mengatakan saya bersedia menjadi wakil gubernur dengan siapa saja. Saya jawab tidak benar, karena saya tidak akan berubah dengan apa yang saya katakan bahwa saya hanya bersedia menjadi Wakil Gubernur  apabila bersama dengan M Ridho Ficardo, yang lain tidak,” tulis Bachtiar.

Post a Comment

0 Comments