Ali Rukman Kembali Pimpin IPPMI Lampung

Ketua DPD IPPMI Ali Rukman
BANDARLAMPUNG, (Kopiinstitute.com) - Dewan Pengurus Daerah Ikatan Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (DPD-IPPMI) Lampung sukses menyelenggarakan Musda yang ke-2, di Aula DPD IPPMI Lampung. Ali Rukman, selaku ketua terpilih DPD IPPMI Lampung menyampaikan, tantangan IPPMI  Lampung semakin berat. Karena dengan makin masifnya program-program pemberdayaan yang digulirkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, maka keberadaan IPPMI akan menjadi semakin urgent dan strategis.

Ali menjelaskan di tengah implementasi Undang-Undang desa, banyak ekspektasi pemerintah yang masih jauh dari harapan. Peran dan kontribusi strategis IPPMI Lampung sangat dibutuhkan dalam mengawal impelementasi UU desa tersebut. Progran utama yang akan terus dikuatkan adalah Asssesment Pelaku Pemberdayaan yang dewasa ini menjadi sebuah kebutuhan program. Dengan makin besarnya jumlah pelaku pemberdayaan yang tersebar di berbagai program pembangunan dan pendampingan, maka IPPMI harus mampu mewadahi, memfasilitasi dan menguatkan kompetensi pelaku-pelaku pemberdayaan.

“Sehingga ketika terjan ke masyarakat, mereka sudah memiliki keterampilan dalam pemberdayaan dan yang tidak kalah pentingnya adalah menumbuhkan karakter dan ruh  pemberdayaan terhadap pelaku pemberdayaan tersebut,” jelas Ali Rukman pasca terpilih

Selain itu, program yang akan terus di kuatkan IPPMI adalah pendampingan hukum bagi desa. Pasalnya, IPPMI Lampung bersama  tim advokasi hukum yang dikoordinir Hengki Irawan sudah merampungkan pembentukan Asosiasi Pengacara Desa Indonesia (APeDI).

“Asosiasi inilah yang akan menjadi mitra penting mengawal penyelenggaraan Undang-Undang Desa agar dana desa yang dari tahun ke tahun semakin besar dapat termanfaatkan dengan tepat,” tukasnya.

Desa juga sebagai subjek pengelola dana desa, kata Ali, juga dapat menggunakan dana tersebut sesuai aturan dan tidak perlu khawatir jika dalam pelaksanaanya banyak pihak-pihak yang menggugat dan mempermasalan kebijakan desa selagi desa taat aturan dan taat asas.
“Kehadiran APeDI akan menjadi warna tersendiri bagi program dana desa di Provinsi Lampung,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung, Yudha Setiawan, menyampaikan, IPPMI Lampung dalam berkiprah mengorganisir pelaku-pelaku pemberdayaan yang ada di Provinsi Lampung.

Yudha mengingatkan, bahwa tantangan IPPMI Lampung kedepan akan semakin besar seiring dengan bergulirnya Undangh-Undang Desa. “Dibutuhkan kemitraan yang baik dan berkelanjutan antara IPPMI Lampung dengan pemerintah Provinsi untuk mengelola program-program pemberdayaan dan pembangunan yang ada di desa,” singkat Yudha.

Untuk diketahui, pada proses pleno pemilihan ketua DPD IPPMI Lampung, sebagaimana yang diatur dalam tata tertib, maka dilakukan penjaringan bakan calon ketua terlebih dahulu.
Dalam proses ini terjaring dua bakal calon ketua, yakni Yohanes dan Ali Rukman, yang kembali didukung oleh sebagai besar peserta Musda.

Yohanes menyampaikan tidak bersedia dicalonkan sebagai calon ketua. Sehingga karena bakal calon ketua tinggal satu orang, maka dilakukan musyawarah mufakat untuk kembali memberikan amanah kepada Ali Rukman menjadi Ketua DPD IPPMI Lampung periode 2017-2010 secara aklamasi.
Proses pemilihan ini kemudian dilanjutkan dengan penjaringan sekretaris DPD IPPMI yang dibahas bersama tim formatur yang sudah dibentuk. Dalam penjaringan ini akhirnya ditetapkan Ardian Oktora, sebagai sekretaris DPD IPPMI Lampung yang akan mendampingi ketua dalam kepemimpinan di IPPMI Lampung


Post a Comment

0 Comments