Bukan Delik Aduan, Ketua DPD PAN Tubabar Bisa Dipenjara

isl
BANDARLAMPUNG, (Kopiinstitute.com) – Kasus percobaan pemerkosaan terhadap T yang diduga dilekukan oleh Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) DPD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubabar) BY bukan delik aduan sehingga bila hasil proses hukum di Polresta Bandar Lampung terbukti maka pelaku dapat dijebloskan ke Penjara.

Hal itu mengingat kasus ini bukan delik aduan meski dikemudian hari antara korban dan pelaku telah berdamai namun proses hukum tidak bisa dihentikan. Demikian disampaikan Ketua Aliansi Masyarakat Sehat Lampung Jef dalam keterangannya yang diterima Kopiinstitute.com, Sabtu (21/10/2017) malam.

“kasus ini bukan delik aduan jadi kami minta pihak kepolisian segera menyelesaikan pemeriksaan saksi dan manaikan statusnya menjadi penyidikan untuk dilimpahkan ke Kejaksaan. Jadi meski kedua belah pihak nantinya berdamai namun proses hukum harus tetap berlanjut. Ini sebagai pelajaran keras bagi manusia yang tidak bisa mengendalikan nafsu birahinya yang merusak citra anggota DPRD Tubabar,” kata dia.

Kasus ini bermula dari Oknum anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubabar) dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor laporan polisi TBL/B-1/5777//2017/LPG/RESTA BALAM yang diterima Kanit SPKT Ipda Hasanusi pada 18 Oktober 2017. Hal itu dilakukan untuk meminta polisi mengusut serta menangkap pelaku yang diduga akan memperkosa dirinya ketika sedang tidur.

Korban diketahui masih memiliki hubungan kerabat, sebelum melapor korban melakukan visum sebagai bukti telah terjadi kekerasan seksual yang berdampak luka memar pada bagian tubuh korban hingga mengalami trauma psikis

“istri saya masih di Polresta untuk melaporkan kejadian ini, saya masih cari orangnya (oknum DPRD Fraksi PAN),” ujar Angga Raya.

Angga menuturkan ketika istrinya tiba di Bandar Lampung untuk menemui anaknya yang tinggal dirumah oknum tersebut karena sedang menempuh pendidikan di Bandar Lampung.

Lantas, saat istri dan anaknya istirahat tidur dikamar tamu rumah oknum, tiba-tiba oknum masuk kamar dan langsung menggerayangi korban dengan cara menyentuh tubuh hingga bagian paha atas korban. Merasa ada yang menjamahnya, korban pun langsung bangun dan menahan tangan pelaku hingga memar.

“Kejadiannya sekitar jam setengah 10 tadi pagi jadi si B itu yang anggota dewan dari PAN Tubabar masuk kamar langsung megang istri saya dan tangannya sampai masuk celana istri saya. Pas dia (istrinya) bangun langsung menahan tangan dia (Oknum), dikiranya istri saya mudah gitu, karena kepergok dia kabur,” papar dia

Oknum dewan kabur menggunakan mobil dinas Rush warga silver plat merah lalu melarikan diri. Dikejar oleh istri pelaku menggunakan mobil CRV, namun tidak juga berhenti sehingga membuat istri pelaku menambrakkan mobil CRV yang dikendarainya ke mobil oknum dewan hingga mobil keduanya ringsek ringan.

“nah walau udah ditabrakin tetep gak berhenti juga, berhentinya bentar terus kabur lagi. Sampai sekarang gak bisa dihubungi gak tahu kemana, udah saya sms bilang kalo dia (oknum) itu kamp#ng, anj#ng, bab#,” ucap dia.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku tidak bersedia dikonfirmasi oleh Kopiinstitute.com meski sudah berhasil berkomunikasi namun tidak menjelaskan untuk mengklarifikasi.(wn)


Post a Comment

0 Comments