18 Oktober 2017

Bupati Lampung Timur Terima Penghargaan Kabupaten Layak Anak

SHARE
Bupati Lampung Timur Hj Chusnunia Chalim, M.Si.,M.Kn.,Ph.D menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak dari Menteri PPPA Prof.Dr.Yohana Susasa Yembise, Dip.Apling,MA.
SUKADANA, (Kopiinstitute.com) - Bupati Lampung Timur Chusnunia menerima penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Prof.DR.Yohana Susana Yembise,Dip.Apling,Ma., sebagai insiator terwujudnya kabupaten layak anak di Kabupaten Lampung Timur dalam acara Pencanangan Kabupaten Lampung Timur menuju kabupaten layak anak dalam Festival Anak yang dilaksanakan di Gedung Pusiban, Rabu (18/10/2017).

Hadir pada kesempatan itu, Menteri PPPA yang diwakili oleh Deputi Tumbuh Kembang Anak, Lenny N Rosalin, S.E.,M.,Sc.Fin., beserta Gubenur Lampung yang diwakil oleh Kadis PPPA Provinsi Lampung, Dewi Budi Utami, S.E., Forkopimda Kabupaten Lampung Timur dan Ketua LPAI Kabupaten Lampung Timur, Rini Mulyati.

Dalam acara pencanangan tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti Layanan Akte Kelahiran Gratis, Perpustakaan Keliling, Lomba Mewarnai dan berbagai penampilan dari anak-anak lainnya.

Pada kesempatan itu Lenny N Rosalin menyampaikan apresiasinya atas upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam menangani human trafficking (perdagangan manusia).

“Saya dengar Kabupaten Lampung Timur sudah memiliki satgas untuk perlindungan perempuan dan anak, karena sebagian besar korban trafficking adalah perempuan dan anak.”

“Jadi saya rasa ini langkah yang bagus, dan ini sebagai bentuk upaya Kabupaten Lampung Timur yang ingin menjadi kabupaten layak anak,” tutur Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA itu.

Lebih lanjut Lenny N Rosalin mengatakan, “jadi terkait dengan trafficiking, anak anak harus punya akte, karena tanpa akte anak anak bisa tidak mempunyai indentitas dan itu berpotensi dipalsukan identitasnya, nah ini awal trafficking seperti itu," jelasnya lagi.

Pada kesempatan yang sama, Chusnunia menyampaikan bahwa “perlindungan anak adalah tanggung jawab kita. Perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab dinas, provinsi, kabupaten, ataupun tanggung jawab bupati, polisi, TNI. Tapi perlindungan anak adalah tanggung jawab kita semua," jelasnya.

Pada acara yang mengangkat tema "Bahagiakan Anak Agar Mereka Positif Memandang Hidup" tersebut dilakukan pula penandatangan deklarasi dan piagam dukungan terhadap kabupaten layak anak.(RA)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: