28 Oktober 2017

Diduga Cabuli Adik Ipar, PAN Diminta Tak Lindungi Ketua DPD Tubabar

SHARE
Ketua DPD PAN Tulang Bawang Barat Budiyanto/anggota DPRD -terlapor
BANDARLAMPUNG, (Kopiinstitute.com) – Informasi telah dicabutnya laporan oleh Tika korban yang diduga dicabuli kakak iparnya sendiri Budiyanto (Ketua DPD PAN Tubabar) dibantah Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Komisaris Harto Agung Cahyono. Menurutnya laporan tersebut dilaporkan suami korban, Angga Raya yang diterima Kanit SPKT Ipda Hasanusi.

“laporannya bukan dicabut tapi lagi proses arah kesitu tapi kan kami belum terima pencabutannya,” ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyono, Minggu (28/10/2017)

Sementara Aliansi Masyarakat Sehat Lampung terus mendesak kepolisian segera menetapkan tersangka terhadap terlapor Budiyanto Oknum DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Bukti yang diserahkan korban sudah bisa untuk dijadikan dasar polisi menetapkan terlapor sebagai tersangka, apalagi para saksi dan terlapor sudah diperiksa. Kemudian menarik dalam kasus ini ada dua versi kronologi jadi ini tantangan bagi polisi untuk cermat menanganinya karena kasus ini menjadi perhatian masyarakat. Ya kalau si Budi benar rehabilitasi nama baiknya dan Tika artinya sudah membuat laporan palsu dan itu ancaman pidananya berat tujuh tahun. Kalau si Budi salah cepatlah tetapkan tersangka biar tidak jadi polemik, DPW PAN Lampung juga jangan coba-coba berusaha melindung kader bila terbukti cabul,” ujar Ketua AMSL, Jef.

Disisi lain, DPW PAN Lampung disinyalir tidak mendukung penegakan hukum yang ditangani Polresta Bandar Lampung pasalnya kronologi yang disampaikan korban diklarifikasi serta gencar konfresnsi pers dengan uraian kronologi yang jauh berbeda dari pelapor. Begitu juga Sekjend PAN Lampung Iswan Hendi Cahya enggan menanggapi kasus ini.“nanti aja ya saya rapat nih,” ucapnya.(wen)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: