Gebrakan Kapolda Lampung Penuhi Harapan Masyarakat

 
Kapolda Lampung Irjen (Pol) Suroso Hadi Siswoyo beserta istri saat tiba di Mapolda Lampung-foto/net
BANDARLAMPUNG, (Kopiinstitute.com) – Masyarakat Lampung ternyata memperhatikan gaya polisi akhir-akhir ini semenjak Kapolda Lampung dipimpin Irjen (Pol) Suroso Hadi Siswoyo. Penindakan yang dilakukan kepolisian kini lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis sesuai motto polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat namun tetap tegas dalam penegakan hukum.

Menurut Wiliyus Prayietno, SH.,MH, polisi kembali mendapat simpati masyarakat yang merasakan manfaat Gebrakan Kapolda yakni prioritas penindakan terhadap C3, pemutihan narkoba dengan mengajak pemakai dan Bandar agar sadar untuk tidak menggunakan hingga tidak terlibat urusan narkoba.

“Kapolda Irjen Suroso merupakan sosok pemimpin yang sesuai dengan motto polri yaitu pelindung dan pengayom masyarakat. Jadi sosok seperti itulah dibutuhkan karena sesuai dengan harapan masyarakat dalam cara-cara penegakan hukum melalui Gebrakan beliau belakangan ini,” ujar dia, Kamis (26/10/2017).

Wiliyus yang berprofesi sebagai Advokat mengatakan, terpukau kepemimpinan Kapolda saat mediasi perseteruan NU dan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan. Dengan sigap bereaksi mengimbau kedua pihak agar berdamai menciptakan Lampung yang kondusif.

”Dia (Kapolda) bereaksi cepat dengan mengajak pihak-pihak berdamai apalagi sebagai pemimpin dan sama-sama orang beragama. Tentunya semua tidak ingin muncul konflik-konflik selain menjaga situasi yang kondusif juga sebentar lagi kan Pilgub digelar,” jelas dia.

Sosok Kapolda dimata Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto, SIK, MH., mengutarakan sosok tersebut mencerminkan pemimpin yang bijaksana. Gebrakan yang diterapkan saat ini karena berpengalaman dan berhasil memahami karakteristik masyarakat Lampung serta kondisi wilayah Lampung.

“Menurut saya beliau orang yang arif, dan perlu diingat pengalaman beliau pernah bertugas di Polda Lampung sebelumnya tentu membuat beliau sangat faham dengan karakterisik masyarakat Lampung. Beliau memahami bahwa kebijakannya sangat tepat dan mampu melihat permasalahan-permasalahan di Lampung yang tidak cukup mengandalkan upaya-upaya represif, namun juga diikuti kegiatan kepolisian yang bersifat preventif dan preemtif dan hal itu harus berjalan optimal dan beriringan,”terang Kapolres.

Disisi lain, pemuda Tegineneng mengaku senang daerahnya dibuat zona percontohan bebas narkoba. Karena akan merubah citra yang sebelumnya disebut rawan narkoba kini menjadi bebas alias steris dari narkoba. Pendataan serta sosialisasi dari kepolisian pun disambut baik pemuda setempat karena merasa diperlakukan oleh polisi secara terhormat dan menghargai masyarakat tanpa ancaman senjata.

“harusnya dari dulu polisi seperti ini jadi orang-orang yang terjerumus dan terlibat bisa sadar dan mungkin bagi yang merasakan penindakan lalu-lalu tidak terulang karena kami bukan objek buruan. Nah kalau sudah diimbau didata dan diingatkan masih bandel ya kami juga mendukung polisi untuk menindak tegas sesuai kewenangan mereka dan hukum kita,” paparnya.(xiy)


Post a Comment

0 Comments