Ikhsan Dinilai Tak Layak Jabat Humas DPRD Lampung

Gedung DPRD Provinsi Lampung-isl
BANDARLAMPUNG, (Kopiinstitute.com) - Inspektorat Provinsi Lampung Diminta telusuri aliran dana dugaan pungutan liar (Pungli) di bagian Humas DPRD Provinsi Lampung. Pasalnya berdasarkan investigasi ditemukan adanya dugaan praktik Pungli hingga mencapai 50persen dari nilai pencairan ADV setiap media yang bekerjasama.

"ya kita mau gak mau harus dipotong karena kan mereka kalo kita gak ikut aturan mereka bisa bisa gak dikasih. Bukan cuma disini dibagian perundang-undangan juga," ujar bagian marketing salah satu media harian ternama di Lampung.

Tidak hanya itu saja, gaya Kabag Humas Ikhsan juga tidak seperti layaknya humas yakni koperatif dengan media sebagai mitra. Hal itu ditanggapi Lingkar Studi Mahasiswa Lampung (LSML) yang menilai ikhsan tidak layak.

"gaya dia itu kayak bukan humas, kalo gak bisa komunikasi yang baik dengan media minimal mau diajak komunikasi. Kalo ga bisa diajak komunikasi ya jadi tukang ketik aja, tukang ketika aja bisa diajak komunikasi. Nah soal dugaan Pungli harusnya Inspektorat tanggap dan menindaklanjuti itu," ujar Rhomadona LSML Lampung, Senin (30/10/2017).(wn)


Post a Comment

0 Comments