26 Oktober 2017

Jembatan Penghubung Yogjakarta-Sukoharjo Pringsewu Diresmikan

SHARE
Asisten Administrasi Umum Pemprov Lampung Hamartoni Ahadist mewakili Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo, bersama Bupati Pringsewu Sujadi Saddat meresmikan jembatan.
PRINGSEWU - Mewakili Gubernur Lampung sebagai Kamabida Pramuka, Asisten Bidang Administrasi Umum Hamartoni Ahadis meresmikan jembatan darurat sederhana yang menghubungkan Pekon Yogjakarta dan Pekon Sukoharjo IV.  Jembatan sepanjang 73 meter itu diberi nama Jasuro (Jembatan Produksi Yogjakarta dan Sukoharjo).

Bupati Pringsewu Sujadi mengaku senang merasa bangga mencoba berjalan di jembatan di atas Sungai Way Sekampuh.

"ada rasa khusus disini,  karena bangga masyarakat tidak perlu memutar jauh. Apalagi ini jembatan menghubungkan dua kecamatan. Ya rasanya senang lah," ujarnya seusai peresmian Jembatan Jasuro.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Gubernur Lampung beserta relawan yang terlibat dalam pembangunannya.

"Alhamdulillah saat ini telah dibangun jembatan gantung, Atas nama keluarga besar Kabupaten Pringsewu saya mengucapkan terimakasih.  Maturnuwun tiada henti,  salam hormat buat Gubernur Lampung," tuturnya.

Sementara itu,  sambutan Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Hamartoni  Ahadis, M. Si  menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada seluruh relawan yang terlibat yang meninggalkan keluarga dan aktivitasnya untuk memberikan bantuan tenaga kepada masyrakat yang membutuhkan bantuan.

" Pak Ridho juga berpesan dan meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara jembatan gantung darurat sederhana tersebut serta mematuhi peringatan-peringatan yang ada. Jembatan Gantung Yogyakarta-Sukoharjo sepatutnya akan menjadi contoh dan standard bagi jembatan gantung selanjutnya baik dari sisi konstruksi maupun dari sisi sosial masyarakatnya (kearifan lokal) yaitu semangat gotong royong, " ungkapnya.

Pembangunan jembatan darurat sederhana ini dikerjakan selama 5 hari oleh Relawan VERTICAL RESCUE INDONESIA, dibantu PRAMUKA, dan TAGANA (DAPUR UMUM) serta gotong royong luar biasa dari Warga Kedua desa bahu membahu siang dan malam hingga tuntasnya Jembatan dalam waktu yang singkat.(NA)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: