22 Oktober 2017

Kasus Pelecehan Seksual, Kapolresta Tetap Lanjutkan Proses Hukum Budiyanto

SHARE
Ketua DPD PAN Tulang Bawang Barat (Tubabar) -isl
BANDARLAMPUNG, (Kopiinstitute.com) – Kapolresta Bandar Lampung Kombes (Pol) Murbani Budi Pitono mengaku tetap melanjutkan proses hukum terhadap terlapor Budiyanto yang dilaporkan T atas dugaan percobaan pemerkosaan.

Menurut Kapolres, pihaknya sudah memanggil dan melakukan pemeriksaan kepada dua saksi. Selain itu terlapor Budiyanto juga sudah dipanggil guna penyelidikan serta dimintai keterangan sebagai terlapor.

“kita sudah memanggil dua saksi ya untuk dimintai keterangannya dan terlapor juga sudah kita panggil, kasusnya jalan terus lah kita juga liat gimana perkembangannya,” ujar Kapolresta Kombespol Murbani Budi Pitono, Minggu (22/10/2017)

Disisi lain, Ketua Aliansi Masyarakat Sehat Lampung Jef mendesak kasus ini terus ditangani sebab bukan delik aduan meski dikemudian hari antara korban dan pelaku telah berdamai.

“ini tindak pidana murni jadi bukan delik aduan. Oleh karea itu kami minta pihak kepolisian segera menyelesaikan pemeriksaan saksi dan menaikan statusnya menjadi penyidikan untuk dilimpahkan ke Kejaksaan. Meski kedua belah pihak nantinya berdamai namun proses hukum harus tetap berlanjut. Ini sebagai pelajaran keras bagi manusia yang tidak bisa mengendalikan nafsu birahinya yang merusak citra anggota DPRD Tubabar,” kata dia.

Kasus ini bermula dari Oknum anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubabar) dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor laporan polisi TBL/B-1/5777//2017/LPG/RESTA BALAM yang diterima Kanit SPKT Ipda Hasanusi pada 18 Oktober 2017. Hal itu dilakukan untuk meminta polisi mengusut serta menangkap pelaku yang diduga akan memperkosa dirinya ketika sedang tidur.

Korban diketahui masih memiliki hubungan kerabat, sebelum melapor korban melakukan visum sebagai bukti telah terjadi kekerasan seksual yang berdampak luka memar pada bagian tubuh korban hingga mengalami trauma psikis

“istri saya masih di Polresta untuk melaporkan kejadian ini, saya masih cari orangnya (oknum DPRD Fraksi PAN),” ujar Angga Raya.

Angga menuturkan ketika istrinya tiba di Bandar Lampung untuk menemui anaknya yang tinggal dirumah oknum tersebut karena sedang menempuh pendidikan di Bandar Lampung.

Lantas, saat istri dan anaknya istirahat tidur dikamar tamu rumah oknum, tiba-tiba oknum masuk kamar dan langsung menggerayangi korban dengan cara menyentuh tubuh hingga bagian paha atas korban. Merasa ada yang menjamahnya, korban pun langsung bangun dan menahan tangan pelaku hingga memar.

“Kejadiannya sekitar jam setengah 10 tadi pagi jadi si B itu yang anggota dewan dari PAN Tubabar masuk kamar langsung megang istri saya dan tangannya sampai masuk celana istri saya. Pas dia (istrinya) bangun langsung menahan tangan dia (Oknum), dikiranya istri saya mudah gitu, karena kepergok dia kabur,” papar dia

Oknum dewan kabur menggunakan mobil dinas Rush warga silver plat merah lalu melarikan diri. Dikejar oleh istri pelaku menggunakan mobil CRV, namun tidak juga berhenti sehingga membuat istri pelaku menambrakkan mobil CRV yang dikendarainya ke mobil oknum dewan hingga mobil keduanya ringsek ringan.

“nah walau udah ditabrakin tetep gak berhenti juga, berhentinya bentar terus kabur lagi. Sampai sekarang gak bisa dihubungi gak tahu kemana, udah saya sms bilang kalo dia (oknum) itu kamp#ng, anj#ng, bab#,” ucap dia.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku tidak bersedia dikonfirmasi oleh Kopiinstitute.com meski sudah berhasil berkomunikasi namun tidak menjelaskan untuk mengklarifikasi.


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: