23 Oktober 2017

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Perkosaan Oknum DPRD Tubabar

SHARE
Ketua DPD PAN Tulang Bawang Barat Budiyanto, terlapor-isl
BANDARLAMPUNG, (Kopiinstitute.com) – Polresta Bandar Lampung didesak segera menetapkan tersangka kasus dugaan pemerkosaan dengan terlapor Budiyanto oleh T dengan nomor laporan polisi TBL/B-1/5777//2017/LPG/RESTA BALAM yang diterima Kanit SPKT Ipda Hasanusi pada 18 Oktober 2017. Pasalnya kasus yang terjadi beberapa hari lalu sedang dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan dua saksi maupun terlapor.

“dasar-dasar bukti yang diserahkan korban sudah bisa untuk dijadikan dasar polisi menetapkan terlapor sebagai tersangka, apalagi para saksi dan terlapor sudah diperiksa,” ujar Ketua Aliansi Masyarakat Sehat Lampung, Jef, Senin (23/10/2017)

Pihaknya berharap penanganan kasus ini tidak berlarut serta tetap diproses secara hukum meski nantinya kedua belah pihak sudah berdamai dengan pencabutan laporan. “ tindak pidana murni tidak bisa dihentikan, sebab perdamaian hanya meringankan pidana tidak menghilangkan tindak pidananya,” tegasnya

Senada, Kapolresta Bandar Lampung Kombes (Pol) Murbani Budi Pitono mengaku tetap melanjutkan proses hukum terlapor Budiyanto. Menurut Kapolres, sejauh ini telah memanggil terlapor Budiyanto.

“kita sudah memanggil dua saksi ya untuk dimintai keterangannya dan terlapor juga sudah kita panggil, kasusnya jalan terus lah kita juga liat gimana perkembangannya,” ujar Kapolresta Kombespol Murbani Budi Pitono, kemarin.

Kasus ini bermula dari Oknum anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubabar) Fraksi PAN diduga melakukan pelecehan seksual berbentuk percobaan pemerkosaan terhadap iparnya T. Menurut Angga suami korban, kejadian ketika istrinya tiba di Bandar Lampung menemui anaknya yang tinggal dirumah oknum tersebut karena sedang menempuh pendidikan di Bandar Lampung.

Lantas, saat istri dan anaknya istirahat tidur dikamar tamu rumah oknum, tiba-tiba oknum masuk kamar dan langsung menggerayangi korban dengan cara menyentuh tubuh hingga bagian paha atas korban. Merasa ada yang menjamahnya, korban pun langsung bangun dan menahan tangan pelaku hingga memar.

“Kejadiannya sekitar jam setengah 10 tadi pagi jadi si B itu yang anggota dewan dari PAN Tubabar masuk kamar langsung megang istri saya dan tangannya sampai masuk celana istri saya. Pas dia (istrinya) bangun langsung menahan tangan dia (Oknum), dikiranya istri saya mudah gitu, karena kepergok dia kabur,” papar dia

Oknum dewan kabur menggunakan mobil dinas Rush warga silver plat merah lalu melarikan diri. Dikejar oleh istri pelaku menggunakan mobil CRV, namun tidak juga berhenti sehingga membuat istri pelaku menambrakkan mobil CRV yang dikendarainya ke mobil oknum dewan hingga mobil keduanya ringsek ringan.

“nah walau udah ditabrakin tetep gak berhenti juga, berhentinya bentar terus kabur lagi. Sampai sekarang gak bisa dihubungi gak tahu kemana, udah saya sms bilang kalo dia (oknum) itu kamp#ng, anj#ng, bab#,” ucap dia.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku tidak bersedia dikonfirmasi oleh Kopiinstitute.com meski sudah berhasil berkomunikasi namun tidak menjelaskan untuk mengklarifikasi.

isl



SHARE

Author: verified_user

0 komentar: