20 November 2017

Dukungan Penuh Gubernur, Lampung Juara di Porsadin III Tingkat Nasional

SHARE
Kontingen Provinsi Lampung di Porsadin Nasional
BANDARLAMPUNG - Provinsi Lampung kembali menorehkan hasil yang gemilang pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) III Tingkat Nasional, di Kabupaten Pasuruan, Surabaya, Jawa Timur, dari 16 hingga 19 November 2017.

Hasil tersebut terdiri, kategori putra,  juara 1 pidato, juara 3 futsal, dan juara 3 tenis meja. Untuk kategori putri, juara 1 dari cabang ateletik, juara 3 tenis meja, dan juara harapan pertama dalam ajang lomba cerdas cermat. Untuk kategori putra-putri, Lampung berhasil menyabet juara 1 dalam cabang Kirabilkutub.

Ketua FKDI (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Provinsi Lampung, Kyai M. Abdul Adib, mengatakan, hasil cemerlang yang didapatkan ini tidak lepas dari dukungan secara langsung Gubernur M Ridho Ficardo, baik secara moril maupun materil kepada seluruh kontingen Provinsi Lampung se-kabupaten/kota.

"Alhamdulillah, Lampung mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. Untuk Pak Gubernur, kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua dukungannya kepada kami mulai dari hal yang terkecil hingga biaya akomodasi lainnya," ujar Abdul Adib, Minggu (19/11).

Sebelumnya Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan olah raga merupakan bagian integral pembangunan nasional. Pembangunan olah raga di tingkat diniyah berperan strategis bagi peningkatan prestasi.

“Untuk itu diharapkan para santri untuk dapat menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas dan fair play, selama mengikuti kegiatan agar nantinya kemenangan yang diraih tidak akan mencederai nilai-nilai luhur olah raga," ujar Gubernur.

Kakanwil Kementerian Agama yang diwakili Kasi pendidikan Diniyah, Ridwan Harari, menyampaikan Porsadin merupakan momentum memperkokoh niat dan sikap dalam mewujudkan bangsa berkarakter.

Terutama generasi muda dan menumbuhkembangkan minat, bakat, dan kreativitas di bidang olahraga dan seni. Tujuannya, memperkuat persaudaraan Muslim dan memotivasi peserta didik dalam mengamalkan ajaran Islam lewat kompetisi.

"Anak anak didik madrasah diniyah harus memiliki imtaq dan iptek. Juga harus sehat jasmani dan memiliki kreatifitas seni yang tinggi. Kelak diharapkanmenjadi pembawa perubahan bangsa yang berkarakter dan bermartabat, menyongsong terwujudnya baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur negeri yang makmur sejahtera di bawah ampunan Allah swt,” kata Ridwa Hariri.
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: