Festival Way Kambas XVII Kampanye Pelestarian Satwa Endemik Sumatera

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam acara Festifal Way Kambas XVII yang diselenggarakan Bupati Lampung Timur Hj Chusnunia Chalim
LAMPUNGTIMUR, (Kopiinstitute.com) – Festival Way Kambas XVII merupakan kegiatan tahunan sebagai ajang promosi pariwisata sekaligus wadah pelestarian yang bertujuan untuk mengkampanyekan pelestarian satwa-satwa endemik Sumatra yang terancam punah seperti gajah sumatera, harimau sumatera, badak sumatera, beruang madu dan tapir.

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo mengatakan satwa-satwa tersebut adalah salah satu ikon pariwisata Lampung yang harus dijaga serta dilestarikan karena menjadi kebanggaan masyarakat Lampung. “Semoga ini mampu menjadi kegiatan yang lebih besar dan meriah," kata Gubernur Ridho. 

Ridho-Cak Imin-Nunik
Konsep pariwisata yang penting adalah mengenai cara menjaga alam agar tetap lestari. Dalam mempromosikan pariwisata berbasis alam, menjaga kelestarian alamnya merupakan suatu hal yang penting. Oleh karena itu, semua pihak diminta memahami batasan alam dalam mendukung pariwisata alam guna menghindari potensi kerusakan alam.

“Pemprov Lampung bekerjasama dengan universitas negeri dan pihak terkait untuk membuat dan menentukan batas alam tersebut,” lanjut Gubernur

Taman Nasional Way Kambas (TNWK) merupakan konservasi tertua di Indonesia yang erat kaitannya dengan gajah, karena menjadi tempat perlindungan dan tempat latihan bagi para gajah, bahkan TNWK memiliki Pusat Konservasi Gajah (PKG) dan Rumah Sakit Gajah (RSG) satu-satunya di Indonesia.

"Selain itu, TNWK juga menjadi konservasi badak dan keanekaragaman hayati, bahkan TNWK masuk menjadi ASEAN Heritage Park,” jelas Ridho

Upaya Pemprov meningkatkan perkembangan Pariwisata di Lampung, Ridho terus meningkatkan akses jalan menuju tempat-tempat wisata seperti akses jalan menuju TNWK. "Kedepan akses menuju ke TNWK dan tempat-tempat wisata lainnya akan menjadi lebih mudah seiring dengan beroperasinya jalan tol Trans Sumatera dan meningkatnya status Bandara Radin Inten II menjadi Bandara Internasional," tuturnya

Disisi lain, Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim menjelaskan festival way kambas telah dilaksanakan yang ke-17. "festival ditahun 2016 merupakan festival paling ramai, dan insyaallah ditahun ini akan menjadi festival yang lebih ramai lagi,"ujar chusnunia. 

Hal ini menunjukkan bahwa salah satu program prioritas Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo  yakni dibidang pariwisata akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Lampung,  terutama Lampung timur.

"ini merupakan bidang yang menjanjikan untuk meningkatkan daya ungkit masyarakat. Seluruh jajaran pemerintahan Lampung timur mendukung bidang prioritas pariwisata ini, saya yakin melalui bidang pariwisata, maka secara perlahan akan mampu meningkatkan dibidang lainnya. untuk itu saya berterimakasih kepada segenap pihak yang turut mendukung dalam membangun Lampung Timur,  khususnya kepada Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo atas bantuan dan dukungannya terhadap masyarakat Lampung Timur," terang Chusnunia Chalim

Saat menuju lokasi acara, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menunggangi gajah dalam acara parade gajah, dan pawai budaya yang diikuti peserta dari SMP, SMA, dan Sanggar budaya dari 24 kecamatan di Lampung Timur. Kehadiran Gubernur Ridho ini, disambut oleh ribuan masyarakat Lampung, dan wisatawan mancanegara seperti india, kenya, vietnam,  malaysia dan kamboja. 

Nunik-Cak Imin-Ridho



Post a Comment

0 Comments