Polisi Periksa Tiga Saksi Ahli Pidato Bupati Lamsel


Ilustrasi
BANDARLAMPUNG - Direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Lampung memeriksa saksi ahli atas dugaan penghasutan dan ujaran kebencian yang diduga dilakukan Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Zainudin Hasan saat pidato pada hari santri nasional di lapangan Citra Karya, Kalianda, Lamsel, minggu (22/10).

Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, Kombes Heri Sumarji saat ditemui di ruang kerjanya, senin (20/11), mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa tiga saksi ahli terkait dugaan ujaran kebencian dan penghasutan yang diduga dilakukan Bupati Lamsel, Zainudin Hasan.

"Kami sudah memeriksa tiga saksi ahli, diantaranya saksi ahli bahasa dan ahli pidana. Bila perlu akan meminta saksi ahli dari profesor," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk ketiga saksi ahli tersebut berasal dari univeritas Lampung, sedangkan untuk saksi ahli profesor menurut rencana akan didatangkan dari luar Lampung.

"Terlapor untuk dugaan kasus ujaran kebencian dan penghasutan ini yaitu Bupati Lamsel, Zainudin Hasan dan disangkakan melanggar pasal 160 tentang penghasutan," jelasnya.

Bupati Lamsel, Zainudin Hasan dilaporkan ke polda Lampung, selasa (24/10), oleh forum penegak kehormatan Nahdlatul Ulama (FPKNU) atas dugaan ujaran kebencian dan penghasutan saat pidato pada hari santri nasional di lapangan Citra Karya, Kalianda, Lamsel, minggu (22/10). Laporan tertuang di dalam nomor : LP/B-1208/X/2017/SPKT.

Post a Comment

0 Comments