1 November 2017

Rekanan Flyover MBK Jangan “Gambler”

SHARE
Pengendara sedang melintas disisi Pembangunan Flyover MBK Ruas Jln Zainal Abidin Pagar Alam - Teuku Umar, Bandar Lampung
BANDARLAMPUNG, (Kopiinstitute.com) – Dihentikannya surat perintah penyelidikan (Sprintlid) dugaan penyimpangan Flyover Kimaja-Ratudibalau 35M oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak khususnya kejaksaan. Pasalnya pada proses pembangunannya ditengarari bermasalah dalam item beton namun hingga saat ini alasan penghentian penyelidikan tidak diekpose agar dapat diketahui publik.

Selain akan menjadi preseden buruk khususnya bagian pidana khusus (Pidsus) Kejari yang kala itu dijabat Safei (ditahan kasus korupsi), Kasipidsus yang baru diminta mampu melanjutkan dugaan penyimpangan dengan menguji item beton serta beberapa item besi penyangga yang menjadi domain konstruksi standar sesuai rencana anggaran biaya (RAB) dan dokumen kontrak.
Flyover Kimaja - Ratudibalau
“kasipidsus yang baru kami minta melanjutkan proses penyelidikan Flyover Kimaja-Ratudibalau dengan mengungkap bukti permulaan yang menjadi dasar diterbitkannya Sprintlid lama, dan juga mengungkap bukti-bukti baru supaya proses hukum dapat berjalan lurus dan terang,” ujar Ketua LSML Rhomadona, Rabu (1/11/2017)

Ia meminta pihak rekanan untuk tidak melakukan “gambler” terhadap kegiatan yang menggunakan anggaran negara, terlebih nilai anggaran sangat fantastis. Disisi lain permintaan untuk tidak berspekulasi dalam persoalan Flyover, yakni teranyar adanya temuan keretakan pada Flyover MBK ruas Jl Zainal Abidin Pagar Alam – Teuku Umar oleh Komisi III DPRD Bandar Lampung untuk ditindaklanjuti kejaksaan dengan turun langsung melakukan investigasi dan penyelidikan guna mengantisipasi adanya perbuatan melawan hukum.

“rekanan jangan pernah “gambler” ya untuk kepentingan masyarakat, ini anggarannya besar, anggaran rakyat dan juga anggaran hasil utang jadi pekerjaan harus sesuai mengacu pada kontrak. Jangan menjadikan lolosnya Flyover Kimaja sebagai keberhasilan melakukan dugaan penyimpangan pada Flyover Kimaja,”paparnya.

Hingga berita ini diturunkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung Hentero Cahyono dan rekanan Flyover sedang dalam tahap konfirmasi Kopiinstitute.com.(wen)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: