Tindak Pidana di Lampung Menurun

Kapolda Lampung Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo beserta jajaran saat press conference di Polda Lampung.
BANDARLAMPUNG, (Kopiinstitute.com) – Tindak Pidana C3 dan kasus menonjol di wilayah hukum Polda Lampung menurun. Penurunan terjadi hingga angka 39.70persen dari data pada minggu ke II dan II November 2017.

Kapolda Lampung Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo mengungkapkan, jajaran kepolisian menunjukkan kinerja dalam memberantas pelaku kejahatan sehingga pada minggu ketiga para tersangka menurun drastis dari ekpose pada minggu sebelumnya. Hal itu menurut Kapolda, selain dari masifnya penindakan di Lapangan juga terbantu dengan diadakannya gelar operasi zebra.

“jadi seperti kita lihat bersama tersangka sudah tidak banyak ya. Tidak seperti minggu sebelumnya ,nah ini juga tentu karena terbantu dengan adanya operasi zebra sebab itu mempengaruhi juga. Semoga saudara-saudara kita yang mencari nafkah dijalan yang kurang benar ini dapat segera diberi kesadaran dan nanti setelah kembali ke masyarakat bisa menjadi lebih baik dan bekerja dengan tidak melanggar hukum,”ungkap Suroso, Senin (13/11/2017).

Dijelaskan Kapolda, penindakan terhadap pelaku kejahatan akan semakin massif menjelang akhir tahun sehingga pihaknya dapat mensterilkan Lampung minimal menekan angka kejahatan secara maksimal guna persiapan pengamanan menjelang masuknya tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung.

“ini sampai akhir tahun terus kita galakkan. Mudah-mudahan awal tahun baru situasi kamtibmas dalam kondusif apalagi menjelang masuknya tahapan Pilkada ya,” sambung dia

Selain itu, pada titik-titik rawan aksi kriminalitas seperti pencurian dengan kekerasan, penjambretan diwilayah kota maupun daerah, ia memerintahkan kepada Direktur Binmas dan Direktorat Sabhara agar mengintensifkan patroli. Hal itu dinilai penting dan mendesak supaya mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

“metodenya dapat berupa patrol dialogis ya nanti dilaksanakan oleh Binmas (Bina Masyarakat) dan Sabhara supaya memberikan penyuluhan kepada komunitas-komunitas yang ada,”imbuh Suroso

Pada bagian lain, terkait insiden pembakaran Mapolres Dharmasraya serta dalam rangka antisipasi pengamakan markas komando (Mako) Polda Lampung, jenderal bintang dua itu juga mengaku telah memerintahkan jajaran untuk melakukan penjagaan Mako sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“kita lakukan pengamanan sesuai S.O.P. untuk pengamanan Mako Polda Lampung dan penjagaan tahanan. Ya untuk antisipasi keamanan Mako,” pungkasnya.(wen)

Post a Comment

0 Comments