Amerika Serikat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Barat Mengutuk

 
Ilustrasi Sejumlah Negara Barat Mengutuk Keputusan Amerika 
AMERIKA  - Sejumlah negara Barat mengutuk keputusan Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Pada Jumat, 8 Desember 2017, mereka meminta Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat guna membicarakan sikap Amerika tersebut.
"Negara yang meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB itu, antara lain Inggris, Prancis, Swedia, Italia, Bolivia, Uruguay, Senegal, dan Mesir," seperti yang dilaporkan Press TV.
Mereka mengatakan negaranya siap berkontribusi untuk memulai kembali proses perdamaian sesuai dengan parameter internasional demi terwujudnya solusi dua negara.
"Kami mendorong pemerintah Amerika Serikat menyiapkan proposal berdirinya dua negara, Israel dan Palestina," ujar mereka.Seperti dilansir dari sumber berita tempo.

Pada pertemuan tersebut, utusan khusus PBB untuk Timur Tengah, Nickolay Mladenov, memperingatkan Dewan Keamanan PBB mengenai risiko munculnya eskalasi kekerasan atas pengakuan Amerika terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Duta besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley, menuduh organisasi internasional itu merusak proses perdamaian dengan cara menggertak Israel.
"Israel tidak akan pernah dan tidak boleh diintimidasi oleh PBB atau oleh sekumpulan negara yang membuktikan bahwa mereka mengabaikan keamanan Israel," kata Haley sekaligus menegaskan sikap Amerika Serikat terhadap Israel.


Post a Comment

0 Comments