Kejurnas Atletik Sebagai Ajang Pencarian Bibit Baru

 
Ilustrasi PB PASI Tak Menargetkan  pemecahan rekor di ajang Kejuraan Nasional Atletik 2017
JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) tak menargetkan pemecahan rekor di ajang Kejuraan Nasional Atletik 2017, melainkan sebagai ajang pencarian bibit baru.

Demikian disampaikan Ketua PB PASI, Bob Hasan, di sela-sela tinjauannya ke Kejurnas Atletik yang berlangsung di Gelanggang Olahraga Serbaguna Rawamangun, Jakarta, yang berlangsung sejak 6 sampai 9 Desember mendatang. 

Total ada 559 atlet dari 30 provinsi. Mereka tidak hanya dari daerah tetapi beberapa atlet pelatnas ikut ambil bagian dalam ajang itu. Sebab, ajang itu sebagai bagian dari evaluasi PASI. 


Lebih dari itu, PASI berharap ada bibit-bibit baru muncul dari kejuaraan tersebut. 

"Ini hanya pemasanan saja karena puncak sebenarnya saat SEA Games di Kuala Lumpur Agustus lalu. Sekarang hanya pemanasan aja," kata Bob dikutip dari detik

Selain itu, hasil Kejurnas ini disebut dia untuk mencari bibit-bibit baru. "Itu kan ada nomor lompat tinggi dari Bali, 4 x 100 meter, dan lompat jauh juga. Padahal Bali tidak punya lapangan atletik seperti Jakarta. Tapi bisa," ujarnya. 

"Kami tidak mengharapkan ada pemecahan rekor. Tidak masalah yang penting kita harus melihat dari daerah itu ada setoran. Anak-anak muda, remaja atau pra remaja, junior, tidak usah senior. 

"Sehingga kami nanti tinggal perbaiki tekniknya saja karena sekarang tekniknya terlalu banyak latihan basah, itu kan bisa merusak badan juga," katanya.

Post a Comment

0 Comments