2 Desember 2017

Nasabah Bank BPRS Cikupa Dizholimi

SHARE
Korban/Nasabah BPR Cikupa, Banten
BANTEN - Iman Suhartono.warga desa cikupa,kecamatan Cikupa.Tangerang-Banten merasa di zolimi oleh pihak Bank BPRS AT taqwa garuda utama beralamat ruko pasar Modern mutiara Karawaci blok D.no 25.bencongan indah,kelapa dua tangerang.

Hal tersebut karena dirinya tidak merasa mengoveralihkan kepemilikan ruko dikawasan pasar cikupa.tiga raksa tangerang. yang selama ini dibelinya dengan cara mencicil hampiri separo perjalanan,namun sangat disayangkan dirinya menerima surat over alih kepemilikan dari pihak serikat paguyuban pasar cikupa yang dikeluarkan oleh Bank Perkeriditan rakyat syariah.(BPRS).

Iman Suhartono pemilik ruko mengatakan dengan merasa ditipu oleh pihak bank akhirnya dia.mengunakan jasa advokat untuk menuntut pihak yang merugikan dirinya dimana dia merasa sudah mencicil setiap bulannya dengan tenor yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak baik konsumen maupun pengembang melalui BPRS AT Taqwa.garuda utama.

Akhirnya dia,menunjuk advokat dan penasehat hukum Sawaluyo,SH.Ade Susanto,SH.Alim Sako,SH.berdasarkan surat kuasa khusus No.057/Hk/LOJ/X1/2017 tertanggal.16 November 2017.JURELEVO Law Office.beralamat Apertemen Puri Kemayoran,Jakarta Pusat,menyampaikan somasi (teguran).terhadap pihak tergugat,"katanya minggu(26/11).ketika ditemui diposko pelayanan warga cikupa.

Sementara Sawaluyo,SH.dan rekan mengatakan bahwa pihaknya telah melihat secara detail tentang permasalahan yang dihadapi oleh kliennya,itupun dilihat dari dokumen yang ada secara lengkap.dimana pada tanggal 29 Desember 2014,silam kliennya telah menandatangani surat perjanjian pembiayaan Ijarah No.3007/AGU/BL/XI/2014.masa angsuran selama 24 bulan dan telah menandatangani surat bukti serah terima jaminan tanah/tanah dan bangunan No.0163/BSTJ/ATTAQWA/XII/14.dengan obyek SHGP No.143/307-DS.CKP/VII/2014.nama Iman Suhartono terhadap kios terletak diblok B.Lantai 1.No.06.pasar desa cikupa dengan luas/ukuran 2m x 2m = 4m.2m x 1 unit.

Lanjutnya.bahwa kliennya secara rutin membayar cicilan losd/kios setiap bulannya,kepada PT.BPRS ATTAQWA.melalu serikat pedagang Kecamatan Cikupa yang ditunjuk oleh PT.BPRS ATTAQWA untuk menerima pembayaran angsuran kios/losd dari para nasabah/pedagang termasuk kliennya,"ucap pratisi hukum ini.

Ditambahkannya pula.bahwa kliennya sudah membayar angsuran ke 13 dari tenor 24 bulan,tanpa sepengetahuan klien kami ternyata pihak PT.BPRS ATTAQWA.telah menjual unit losd/kios atas nama klien kami tersebut kepada pihak lain dan PT.BPRS ATTAQWA.juga telah merubah surat perjanjian pembiayaan Ijarah No.3007/AGU/BL/XII/14.dari tenor 24 bulan menjadi tenor 36 bulan sepengetahuan dan persetujuan dari klien kami dan sejak awal surat perjanjian pembiayaan Ijarah No.300/AGU/BL/XII/14.ditandatangani,kliennya tidak pernah mendapatkan satu rangkap perjanjian,"ungkapnya.(Subhan.HS).


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: