Pelaksana Proyek Flyover MBK Abaikan Keselamatan Pekerja

Ilustrasi
BANDARLAMPUNG - Pelaksana kegiatan pembangunan flayover tidak memperhatikan keselatan kerja, padahal seluruh pelaku kegiatan wajib melindungi keamanan para pekerja. Keselamatan kerja adalah sarana utama untuk pencegahan kecelakaan, cacat dan kematian sebagai akibat kecelakaan kerja. Keselamatan kerja yang baik adalah pintu gerbang bagi keamanan tenaga kerja Keselamatan kerja menyangkut segenap proses produksi dan distribusi, baik barang maupun jasa.
“Kami lihat para pekerja tidak menggunakan peralatan standar pengamanan, seperti mereka yang melakukan pemasangan cor, dan diatas play over itu semua tardisional, tanpa alas kaki, helm, atau tali pelindung. Jangan jatuh korban baru sibuk,” kata warga sekitar flayover dilansir dari Sinarlampung.com, Selasa, 5 Desember 2017,
Pengamatan sinarlampung.com membenarkan nyaris semua pekerja pembangunan play over di Jalan Teuku Umar, Simpang Tiga Kemiling, Jalan Pramuka-Rajabas, bekerja tanpa stadar pengamanan pekerja.
Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 Pasal 3 keselamatan kerja adaah mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja, mencegah, mengurangi dan memadamkan bahaya kebakaran, mencegah dan mengurangi bahaya-bahaya peledakan, dan menurut Undang-Undang No. 25 Tahun 1997 tentang perlindungan atas keselamatan karyawan dijamin pada pasal 108 yaitu: Keselamatan dan kesehatan kerja, Moral dan kesusilaan, Pelaksanaan yang sesuai dengan harkat dan martabat sebagai manusia serta nilai-nilai agama.
Warga lainnya, yang melintas dan mengamati pekerjaan itu menyebutkan keselamatan kerja adalah keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, landasan tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaannya. Keselamatan Kerja Adalah Segala upaya untuk mengurangi Kemungkinan Terjadinya kecelakaan saat melakukan pekerjaan.
“Keselamatan Kerja adalah Tindakan aktif setiap orang untuk menjaga keselamatan dirinya dari hal-hal yang tidak diiginkan. Keselamatan kerja adalah system perlindungan diri terhadap segala kemungkinan yang dapat menyebabkan kecelakaan. Keselamatan Kerja adalah tindakan preventif terhadap kecelakaan yang dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab diri saat bekerja,” katanya.
Karena, kata dia, tujuan dari keselamatan kerja adalah melindungi keselamatan pekerja dalam melakukan pekerjaannya untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produktifitas nasional. Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada ditempat kerja. Sumber produksi terpelihara dan dipergunakan secara aman dan efisien.
Sementara salah seorang pekerja mengaku, mereka sudah terbiasa bekerja seperti itu. “Biasa saja mas,” katanya.

Post a Comment

0 Comments