Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi Gelar Diskusi

ilustrasi
JAKARTA – Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi menggelar diskusi sekaligus launching   di Hotel Mega, Menteng. Jakarta pusat. Senen (11/12). Perbincangan dan diskusi mengenai supremasi hukum yang dinilai kurang menjadi perhatian. Dalam diskusi pembahasan terkait hukum yang seakan tumpul ke atas dan tajam ke bawah, perumpamaan tersebut melekat sehingga pesimis terhadap kondisi hukum di Indonesia.

Kasus hukum yang terjadi di masyarakat seperti penggusuran, pertanahan, perburuhan, hak hidup layak dan masih banyak yang lainnya, tidak dapat diselesaikan dengan rasa keadilan dan kebenaran. Untuk itu, Jaringan Aktvis ProDEM meng-inisiasikan terbentuknya Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi (PAPD) dengan sebuah tujuan melawan neoliberalisme dalam praktek pengelolaan negara dan penerapan ekonomi politik.

Acara ini selaku Narasumber. Azis Syamsuddin (Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar).Otto Hasibuan (Advokat Senior).Luhut M. Pangaribuan (Advokat Senior).Arif Wibowo (Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan) Saor Siagian (Advokat Senior).Niko Adrian (Praktisi Hukum APHI) Agus Rihat P. Manalu (Direktur Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi)

Moderator acara diskusi ini dibawakan oleh Ricky Tamba (Wasekjend ProDEM).karena tentang penegakan supramasi hukum selama  ini sangat lemah dan sengaja diciptakan supramasi hukum tumpul keatas sementara tajam ke kalangan bawah,"ungkap Ricky Tambak selaku mederator.(Subhan).


Post a Comment

0 Comments