10 Desember 2017

Rumor MotoGP Akan Beralih ke Motor Listrik Disanggah Tim Pabrikan

SHARE
Ilustrasi Rumor MotoGP Akan Beralih ke Motor Listrik Disanggah Tim Pabrikan

JAKARTA  - Tren peralihan motor listrik, ternyata bukan suatu hal yang menarik bagi tim-tim MotoGP. Pada bos balap motor tercepat di dunia itu berharap kelas utama MotoGP tidak digantikan oleh motor listrik.
Enam pabrikan yang berlaga di MotoGP menyuarakan kesepakatan untuk tidak mengakomodasi penggantian mesin dadi bahan bakar minyak bumi ke listrik di MotoGP. Honda, Yamaha, Suzuki, Ducati, KTM, dan Aprilia sepakat untuk tidak mengalihkan mesin MotoGP ke listrik.
"Motor listrik tidak akan mampu menggantikan sensasi suara MotoGP saat ini. Sampai kapanpun saya akan terus merindukan suara bising itu. Tidak masalah kalau ada balap motor listrik sebagai bagian dari seri MotoGP, namun bukan menjadi acara utama," kata Livio Supo, mantan Ketua Repsol Honda Racing. Dikutip dari tempo.
Direktur KTM, Pit Beirer, mengatakan bahwa dirinya sangsi jika dalam 15 tahun ke depan motor listrik mampu melesat secepat motor berbahan bakar minyak seperti saat ini.
"Saya tidak melihat kemungkinan dalam 15 tahun ke depan motor listrik mampu menggantikan peran motor di MotoGP yang ada sekarang. Pengembangan motor listrik memang sebuah proyek yang luar biasa. Namun ketika sudah dikaitkan dengan balap MotoGP, itu suatu hal yang berbeda. Tapi sebaiknya kita lihat saja akhirnya akan seperti apa, karena ini pendapat saya pribadi," kata Beirer.
Rumor soal balap MotoGP akan berpindah ke MotoGP listrik mengemuka setelah Sarolea, produsen sepeda motor listrik asal Belgia menguji motor baru mereka MANX 7.
Motor ini diuji oleh mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi di Sirkuit Aragon. Mesin listrik Sarolea MANX 7 diklaim menghasilkan 204 tenaga kuda dan mampu melesat hingga 240 km/jam. Motor listrik ini menurut rencana akan turun dalam balap motor klasik jalan raya, Isle of Man TT di Inggris.


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: