Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Timnas Jepang

Ilustrasi Timnas Indonesia


JAKARTA - Timnas Indonesia berpeluang menjajal Timnas Jepang. Peluang besar itu bisa terwujud setelah PSSI membuka babak baru kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA). PSSI diwakili Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono dan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, sedangkan JFA diwakili Presiden JFA, Tashima Kozo dan Sekjen JFA, Kazhumi Iwagami.

Penandatanganan kerja sama dilakukan di Hotel Prince Park Tower, Tokyo, Sabtu (9/12). Tercatat ada lima poin kerja sama yang disepakati.
Kelima poin tersebut, dua di antaranya adalah pengembangan perwasitan, program pertukaran yang meliputi manajement, kursus dan sejumlah proyek sepak bola.

Sebanyak tiga lagi yakni kerja sama pengembangan sepak bola usia muda, uji coba timnas di segala usia, dan aspek populer sepak bola lainnya. Khusus untuk pertandingan persahabatan, bukan tidak mungkin kerja sama ini juga menjadi jembatan bagi Timnas Indonesia dan Jepang untuk melakukan uji coba di level senior.
Ilustrasi Timnas Jepang

Dilansir dari situs resmi PSSI, Ratu Tisha mengatakan, PSSI perlu kerja sama dengan salah satu negara raksasa sepak bola Asia setelah mengalami masa sulit pada periode 2010 hingga 2016
Untuk itu, ia mengatakan perlu adanya langkah-langkah stategis untuk membangkitkan bahkan memajukan sepak bola Indonesia dalam jangka panjang.
"Tidak hanya bicara pemain, tetapi juga bicara apa yang mendukung mereka, untuk mencapai performa terbaik," ujar Ratu Tisha.

"Pelatih, pemain, wasit, manajemen, organisasi, pengelolaan yang baik, pembinaan pemain usia muda, bisnis, media, keanggotaan, dan hubungan internasional, adalah hal-hal yang membungkus sepak bola modern yang perlu PSSI kejar."

Sementara itu, Joko Driyono menegaskan untuk mengejar ketinggalan lebih cepat, PSSI memerlukan partner macam JFA dengan pengalaman dan kemampuan teruji dalam membangun sepak bola yang baik.

"Kami sangat berterima kasih kepada pihak JFA yang membuka peluang kerja sama ini. Kami akan bekerja sama membangun sepak bola," ucap Joko.
Di lain pihak, Tashima Kozo juga menyampaikan apresiasi terhadap PSSI yang bangkit setelah mengalami periode sulit bertahun-tahun dari tahun 2010. 

"Saya yakin dengan potensi yang besar ditambah komitmen dan kompetensi yang kuat dari pengurus PSSI, sepak bola Indonesia bisa bangkit,” ujarnya

Post a Comment

0 Comments