Panwas Tumijajar Temukan Susu, Koordinator Panah Arjuna Mengaku

Isl
Tubabar - Tahapan pemilihan gubernur belum di mulai, meski begitu kandidat bakal calon Gubernur Lampung sudah melakukan tebar pesona. Seperti pemasangan benner gambar bakal calon gubernur, sosialisasi  internal hingga pemberian materi yang dikemas dengan berbagai cara.
Hal ini menjadi suatu kewajaran dan sah-sah saja sebelum tahapan pilkada yakni kampanye belum dimulai.
Namun pemberian materi dalam kemasan apapun yang orientasinya menarik simpati calon pemilih merupakan pembodohan politik bagi masyarakat.
Seperti yang terjadi telah ditemukannya beberapa dus susu kemasan yang diduga milik bacagub Arinal Djunaidi di tiyuh Murni Jaya kecamatan Tumijajar, mengundang perhatian, Sabtu ( 30/12/2017) Pukul 20.30 WIB.
Untung panwas Tumijajar tanggap terkait adanya informasi dari masyarakat tentang pembagian susu yang berasal dari salah satu kandidat bakal calon gubernur, diduga susu tersebut milik Cagub Arinal Djunaidi.
Menyikapi dugaan tersebut ketua panwas Tubaba Midiyan, S.Sos bersama staf divisi PHL, Panwascam Tumijajar serta anggota kepolisian langsung mendatangi rumah koordinator Panah Arjuna, Sudadi, di Tiyuh Murni Jaya Rt/Rw 01/03 kecamatan Tumijajar.
“Setelah dilakukan pengecekan ternyata benar ditemukan adanya Susu kaleng bergambar Arinal Djunaidi, Kaos bergambar Arinal, Banner ukuran 1 X 1 1⁄2 bergambar Arinal, Buku Panduan Sosialisasi Relawan, contoh surat suara, formulir kunjungan relawan, stiker bergambar Arinal, Surat Tugas, Surat Perjanjian Kerja yang belum dibagikan oleh koordinator kecamatan,” bebernya.
Tugas Pengawasan dan upaya pencegahan yang dilakukan PANWASLU dengan memberikan pengertian kepada Sudadi, bahwa kegiatan ini adalah upaya pendidikan politik yang tidak baik dan bila hal ini dilakukan saat tahapan Kampanye maka sanksi yang didapat bisa berupa pembatalan calon dan Pidana.
“Kejadian yang sama juga dilaporkan oleh Panwascam kecamatan Gunung Agung dengan mengirimkan laporan dan dokumentasi foto,” tambahnya.
Dalam waktu dekat Panwaslu akan mengundang koordinator Panah Arjuna, Rahmat Sanjaya, terkait adanya dugaan pembagian susu tersebut.
Menindaklanjuti penemuan ini Ketua Panwaslu akan mengirimkan surat Pencegahan tentang ketentuan dan larangan kampanye dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Tahun 2018 mendatang.

Post a Comment

0 Comments