24 Februari 2018

IKWI Lampung Beri Pemahaman Penyakit Kanker

SHARE
Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia 
Kopiinstitute.com - Kanker merupakan penyakit ganas sehingga perlu untuk dapat mengenalinya, terlebih kaum wanita rentan mengidap kanker payudara.

Dalam upaya mengedukasi masyarakat khususnya wanita, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI bekerjasama dengan PANDA (Komunitas Sosial Kemanusiaan) mengadakan screening payudara gratis menggunakan ECTV (Electrical Capacitive Volume tomografi).

Ketua IKWI Lampung Ika Supriyadi mengatakan, acara ini sengaja digelar agar para wanita mendapatkan pemahaman tentang gejala serta penanganan kanker.

"Dalam acara ini, kita beri pemahaman tentang bahayanya kanker. Khususnya kanker payudara," kata wanita berjilbab yang akrab disapa Ika.

Ancaman kanker payudara lebih besar mengancam jiwa wanita, bila dibandingkan dengan kanker servik.

Dengan acara tersebut, Ika berharap para wanita setelah memahami penyakit kanker agar dapat menerapkan pola hidup sehat.

"Kalau sudah tahu bahayanya, mudah-mudahan kita sadar dan dapat menjaga dirinya serta keluarga dari kanker," harapnya.

Untuk itu, IKWI sengaja bekerjasama dengan komunitas PANDA, yang memang fokus menangani masalah kanker.

"Kebetulan dari PANDA hendak mengadakan pemeriksaan gratis, kemudian Komunitas IKWI menyambut baik hal itu," ungkapnya.

Sedangkan, ketua komunitas PANDA (Komunitas Sosial Kemanusiaan) Nunung menuturkan, komunitasnya tersebut bertujuan membantu para penderita kanker, khususnya bagi penderita kurang mampu.

"Komunitas kita dengan rekan-rekan ini, guna membantu pasien yang kurang mampu. Kami nantinya membantu carikan dana untuk penderita tersebut," terangnya.

Nantinya, lanjut dia, pasien akan diberikan alat ECTV, yang gunanya untuk menghancurkan sel kanker.

"Alat ini lebih baik dari pada kemo terapi yang efek sampingnya banyak. Memang harganya cukup mahal. Maka untuk mereka yang kurang mampu, kita bantu carikan dana agar mereka bisa punya alat ini," ucapnya

Untuk acara kali ini, dia mengatakan bahwa tujuan diadakannya pemeriksaan gratis agar dapat melakukan pencegahan kanker payudara sejak dini.

"Setiap kita punya potensi kena kanker. Tapi, faktor yang paling  berpengaruh yakni pola hidup, obesitas dan yang utama genetik. Itu yang dapat memicu kanker," terangnya. (acw)
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: