Bawaslu Merilis Pelanggaran Didominasi Tim Herman HN dan Arinal

ilustrasi

Bandarlampung – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung menemukan indikasi dugaan pelanggaran tahapan kampanye khususnya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilakukan langsung oleh Panwaslu 15 Kabupaten/Kota se- Bumi Ruwa Jurai.

Berdasarkan rilis yang diterima dari hasil pengawasan, terdapat 11 Kabupaten/Kota yang terdapt temuan atau dugaan pelanggaran pada tahapan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Pertama, kabupaten Lampung Selatan terdapat dugaan pelanggaran administrasi. Karena pelaksanaan kampanye terbatas berbentuk pengajian/tabligh akbar oleh majelis taklim Rahmat Hidayat di isi oleh ustadzah Mamah Dedeh yang difasilitasi oleh Eva Dwiana (istri calon Gubernur Herman HN). Selain itu, adanya isi konten pembuka meminta dukungan masyarakat serta membagikan bahan kampanye.

Terkait dugaan pelanggaran ini, Panwaslu kabupaten Lampung Selatan telah melakukan tindak lanjut. Namun surat pemberitahuan terlambat masuk, dan temuan sudah terlanjur diregistrasi.
Kedua, Kota Bandar Lampung juga terapat temuan atau dugaan pelanggaran seperti terdapat kegiatan kampanye di tempat ibadah yaitu di masjid Al Furqon oleh majelis taklim Rahmat Hidayat yang diisi oleh ustadz Diding Nasrudin, S.Ag.

Kegiatan ini diduga mengkampanyekan salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Panwaslu Kota Bandar Lampung terkait permasalahan di atas masih dalam proses penggkajian. Ketiga, Kota Metro terdapat unsur dugaan pelanggaran, dimana terdapat dua orang aparatur sipil negara (ASN) hadir dalam kampanye terbatas calon Gubernur Provinsi Lampung Herman HN.

Dalam hal ini Panwaslu Kota Metro sudah melakukan pemanggilan dan meminta keterangan dari kedua ASN tersebut. Kedua ASN tersebut, yajni PNS guru SD dan camat Metro Timur. Dalam keterangannya mereka mengaku hanya menghadiri. Selain itu, terdapat dua staf Dewan yang diperintah oleh Ketua DPRD Kota Metro memberikan bantuan sosial berupa sembako berupa air mineral dan mie instan kepada korban banjir di Kelurahan Tejo Agung.

Namun di kardusnya terdapat selembaran yang bertuliskan atas nama keluarga Anna Mourionda ada tulisan nomor urut 2 dan nama calon Gubernur Provinsi Lampung Herman HN.
Dalam hal ini Panwas Kota Metro sudah melakukan klarifikasi atau memintai keterangan dan pemanggilan terhadap dua orang staf Dewan tersebut.

Keempat, Lampung Tengah terdapat dua dugaan pelanggaran, yaitu adanya temuan terkait netralitas Kepala Kampung Payung Bayu kecamatan Pubian  Lampung Tengah A.n H. Hernanto (foto dimedia sosial WA menggunakan seragam Partai Nasdem.
Kemudian, Pada tanggal 25 februari 2018 Panwaslu Lampung Tengah sudah melakukan rekomendasi  ke Bupati untuk dilakukan pembinaan.

Selain itu, terdapat dugaan pelanggaran Pembagian susu dan stiker Paslon Arinal-Nunik dilakukan dengan cara mendatangi rumah-kerumah oleh tim Husnib. Dalam hal ini Panwas Lampung Tengah masih dalam proses tindak lanjut. Kelima, Lampung Barat juga terdapat dugaan yaitu titik pemasangan yang diajukan oleh KPU untuk di pasang alat praga kampanye (APK) yaitu ditemukan beberapa titik di pasang di lingkungan pendidikan.
Telah dilakukan klarifikasi oleh Panwaslu kab Lampung Barat akhirnya merekomendasikan ke KPU setempat untuk memindah titik pemasangan APK tersebut. Keenam, Di Kabupaten Way Kanan terdapat temuanya diduga PLD membagikan sembako kepada warga, sembako tersebut dari paslon nomor urut tiga  yang diterjadi di kecamatan Kasui Way Kanan. Dalam hal ini Panwaslu Way Kanan sedang dilakukan proses dimintai keterangan.

Ketujuh, Di Kabupaten Pringsewu terdapat 2 dugaan pelanggaran, yaitu, pada tanggal 15 Februari 2018 dilaksanakan penggeledahan gudang yang diduga milik balon gubernur Lampung di Desa Bulumanis rt/rw 007/004 Pekon Bulurejo kecamatan Gading Rejo.

Di kecamatan Sukoharjo tepatnya tanggal 16 Februari 2018 di Pekon Siliwangi terdapat adanya dugaan pelanggaran kampanye dengan indikasi terlibatnya kepala pekon Siliwangi, Maryono, Tukiran dan Darmin terkait pembagian kupon/voucher/stiker bernomor seri dari paslon nomor 3 (Arinal-Nunik).

Kedepalan, Dikabupaten Tanggamus terdapat dugaan pelanggaran yang terjadi di Lapangan Pekon Way Jaha Kecamata  Pugung Berdasarkan STTP Kepolisian Negara Indonesia Daerah Lampung No. STTP/28/III/2018 Kegiatan kampanye akan dihadiri Eva Dwiana (Anggota DPRD tingkat I) sebagai Juru Kampanye.

Dalam hal ini Panwas Tanggamus sedang melakukan penelusuran apakah juru kampanye yang berstatus anggota DPRD tersebut telah memiliki surat izin cuti pada saat pelaksanaan kampanye. Kesembilan, di Kabupaten Lampung Timur terdapat dua dugaan pelanggaran, yaitu,
Ketua DPC PDI Kabupaten Lampung Timur  Ali Johan Arif, menyampaikan Sosialisasi di Balai Desa Surabaya Udik Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur.

Telah dilakukan klarifikasi dan tidak ditemukan unsur dugaan pelanggaran.
Selain itu, terdapat pembagian Bantuan korban banjir dari partai PKB, GOLKAR, PAN, yang mengusung Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim.

Dalam hal ini Panwas Lampung Timur telah melakukan tindaklanjut dan tidak ditemuakan unsur dugaan pelanggaran serta bahan sosialisasi pada saat pembagian bantuan tersebut.
Kesepuluh, Untuk Lampung Utara tidak sampai tanggal 3 Maret belum ada dugaan pelanggaran untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Namun terdapat dugaan pelanggaran untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara, yaitu pada tanggal 26 februari 2018 dalam kampanye cabup nomor urut tiga, Agung Ilmu Mangkunegara di Hulu Sungkai ditemukan pelanggaran yang dilakukan ASN  bersama Basirun berfoto dengan Calon bupati tersebut. Pelaku telah diklarifikasi pada 3 maret 2018. Saat dalam proses kajian, pada tanggal 2 maret 2018 ditemukan pelanggaran yaitu pemasangan poster  40x60 cm oleh timses Zainal-Yusrizal (timses bangkit ) di pepohonan di blok A dan B di desa Negara ratu dan di padang ratu kecamatan Sungkai Utara. Temuan saat ini dalam proses untuk pemanggilan timses bangkit untuk dilakukan klarifikasi.

Kesebelas,  Di Kabupaten Mesuji terdapat dua dugaan pelanggaran, yakni pada tanggal 28 Februari 2018, ditemukan dugaan pelanggaran yaitu adanya kupon undian berhadiah umroh oleh paslon (Arinal-Nunik). Kupon tersebar di Kecamatan Simpang Pematang di beberapa desa salah satunya yaitu Desa Bangun Mulya sebagai tindak lanjut Panwaslu Kabupaten Mesuji serta jajaran panwascam simpang pematang sedang melakukan penelusuran.
Kemudian, Pada tanggal 24 Februari 2018 di Kecamatan Rawajitu Utara yaitu terdapat PPL Desa Sungai Buaya menemukan dugaan pelanggaran yaitu penyebaran buku Yasin oleh paslon (Arinal-Nunik). Setelah ditelusuri pada tanggal 2 Maret 2018 jajaran panitia pengawas Kecamatan Rawajitu Utara menemukan satu kotak buku Yasin yang siap disebarkan ke masyarakat kecamata Rawajitu Utara.

Panwaslu Kabupaten dan Kecamatan melakukan penelusuran lebih dalam untuk ditindaklanjuti.
Sementara 4 Kabupaten tidak terdapat dugaan pelanggaran kampanye untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yaitu Kabupaten Pesawaran, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Pesisir Barat. Sedangkan calon gubernur niomor 4, Mustafa masih dibui KPK di jakarta lantaran tersandung kasus suap.(*)


Post a Comment

0 Comments